Bojonegoro (beritajatim.com) – Selama arus balik lebaran Idul Fitri 2024/1445 Hijriah, Satlantas Polres Bojonegoro menilang sopir bus yang ugal-ugalan di jalan dengan memotong jalur atau ngeblong. Sedikitnya ada 3 kasus bus ngeblong di jalur Bojonegoro selama arus balik lebaran yang ditindak.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Septian mengatakan, kasus bus ngeblong selama arus mudik maupun arus balik lebaran sudah menjadi atensi. Karena hal itu bisa membahayakan bagi pengguna jalan lain. Apalagi, volume kendaraan padat.
Sementara, dari tiga kasus bus ngeblong selama arus balik lebaran itu dua diantaranya sudah ditindak secara hukum yakni dikenai tilang. Selain itu, pihak Perusahaan Otomotif (PO) bus juga diberi surat peringatan agar memberikan pembinaan terhadap sopir bus yang masih ngeblong.
“Kedua sopir bus (Dali Prima dan Margo Djoyo,red) sudah ditilang. Satu masih diselidiki dan diburu,” ujarnya, Selasa (16/4/2024).
Ipda Septian, menambahkan, satu sopir bus yang masih diselidiki adalah bus dari PO Cendana. Pihaknya memastikan, sopir bus tersebut akan mendapat sanksi yang sama sebagaimana sopir bus Dali Prima dan Margo Djoyo yang juga ngeblong.
“Penindakan terhadap bus yang ngeblong sama. Yakni kami amankan busnya, kami periksa sopir dan krunya, kami tilang sopirnya, dan kami peringatkan PO-nya,” terang polisi dengan satu balok emas di pundak ini.
Untuk diketahui, kasus pertama bus ngeblong selama arus balik lebaran 2024 terjadi Kamis (11/4/2024). Dilakukan bus bernopol S 7637 UA trayek Bojonegoro-Bungurasih di Jalan Raya Bojonegoro-Babat turut Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro.
Satlantas Polres Bojonegoro yang mengetahui, langsung memburu dan berhasil mengamankan bus serta menindak sopirnya secara hukum.
Kejadian kedua dan ketiga terjadi pada Minggu (14/4/2024). Lokasi kejadian kedua ini di Jalan Raya Bojonegoro-Cepu turut Desa Banjarejo, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro. Bus yang ngeblong bernopol AE 7379 UB bertrayek Bojonegoro-Ngawi.
Bus dari PO Cendana dari arah Cepu ini nekat melawan arus dan menyerempet mobil Kijang dari arah berlawanan. Kondisi jalan saat itu sedang padat sehingga berjalan merayap. Beruntung tidak terjadi kecelakaan serius.
Lalu di lokasi ketiga, bus ngeblong terjadi di Jalan Raya Bojonegoro-Babat turut Desa Kalisari, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro. Bus ngeblong di lokasi ini bernopol S 7913 UA dari PO Margo Djoyo bertrayek Bojonegoro-Surabaya.
Aksi ngeblongnya bus tujuan akhir Terminal Tambak Osowilangon ini digagalkan mobil Avanza dan berujung aksi bentrok. [lus/ian]






