Ngawi (beritajatim.com) – Kabar gembira datang dari Ngawi, Jawa Timur. Ada tiga investor asal Hong Kong siap menanamkan uangnya di wilayah tersebut.
Saat ini, proses pembebasan lahan dan pengurugan sedang berlangsung untuk tiga lokasi investasi, dua di Kecamatan Geneng dan satu di Kecamatan Kasreman.
“Prosesnya sudah berjalan semua, dan kami harap investasinya bisa segera beroperasi,” ungkap Totok Sudaryanto, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Ngawi, Selasa (26/3/2024)
Ketiga perusahaan Hong Kong tersebut bergerak di industri manufaktur mainan. Meskipun nilai investasinya belum diketahui secara pasti, Totok memperkirakan bahwa investasi ini akan membuka sekitar 10 ribu lapangan pekerjaan baru.
“Karena industrinya padat karya, maka banyak tenaga kerja yang dibutuhkan. Kemungkinan bisa mencapai 10.000 pekerja,” terangnya.
Diharapkan dengan terserapnya banyak tenaga kerja, perekonomian masyarakat Ngawi akan meningkat. Selain membantu menangani pengangguran, investasi ini juga akan mendorong pertumbuhan UMKM dan usaha jasa indekos. Efek domino ini diharapkan dapat menurunkan angka kemiskinan di Ngawi.
Di tengah persaingan antar daerah untuk menarik investasi, baik domestik maupun luar negeri, Ngawi menawarkan berbagai keuntungan bagi para investor. Keunggulan Ngawi meliputi ketersediaan lahan, lokasi strategis, pelayanan perizinan yang mudah, akses yang mudah, dan upah minimum kabupaten yang relatif terjangkau.
“Saat ini semua daerah berlomba-lomba menarik investor. Kami terus melakukan presentasi tentang potensi Ngawi dan kemudahan yang ditawarkan agar investor tertarik ke Ngawi,” ujar Totok.
Investasi dari Hong Kong ini jadi kabar baik bagi Ngawi dan diharapkan dapat membawa dampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut. [fiq/beq]






