Sumenep (beritajatim.com) – Kementerian Perhubungan mengabulkan usulan Bupati Sumenep untuk mengoperasikan Bus Damri di Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan Sumenep, Yayak Nurwahyudi menjelaskan, Bus Damri yang melayani angkutan perintis di Pulau Kangean, akan dikirim Selasa besok.
“Sementara satu armada dulu yang akan dioperasikan. Kalau respon bagus, akan ditambah satu armada lagi,” katanya, Selasa (26/3/2024).
Ia memaparkan, untuk rute Bus Damri, rencananya dari Pelabuhan Batu Guluk ke Kantor Kecamatan Kangayan, dengan nomor trayek 88.
“Tapi untuk sementara belum bisa melalui rute itu, karena jalan dari Desa Daandung ke Torjak masih dalam pengerjaan perbaikan,” terangnya.
Sambil menunggu selesainya perbaikan jalan, Bus Damri akan beroperasi dengan rute Pelabuhan Batu Guluk ke Rumah Sakit Abuya Arjasa. “Setelah selesai perbaikan Jalan Daandung-Torjek, maka bus Damri akan menempuh rute sesuai jalur keperintisan yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Ia memaparkan, untuk rute Pelabuhan Batu Guluk – Kantor Kecamatan Kangayan, diperkirakan membutuhkan waktu tempuh 90 menit dengan panjang rute 46 Km.
“Untuk tarifnya, jauh dekat Rp 7.000. Tapi untuk satu bulan ke depan, penumpang bus Damri masih digratiskan. Ini dalam rangka sosialisasi,” jelasnya.
Diperkirakan akan ada 3-4 trip bus Damri dalam 1 hari, dengan rute Batu Guluk-Rumah Sakit Abuya Arjasa PP. “Untuk jadwalnya nanti akan menyusul,” jelasnya.
Yayak menambahkan, Bus Damri nantinya akan dilengkapi dengan GPS Tracking, sehingga calon penumpang dapat mengetahui posisi Bus Damri. “Ini supaya calon penumpang tidak menunggu terlalu lama,” ucapnya.
Pengoperasian Bus Damri tersebut ditandai dengan memecahkan kendi berisi bunga. Setelah itu, sejumlah pejabat Pemkab Sumenep pun mencoba fasilitas bus dengan berkeliling Kota Sumenep. [tem/beq]






