Surabaya (beritajatim.com)– Seorang warga Kapas Lor, Surabaya dimassa oleh masyarakat dan pemilik motor usai sukses mencuri di Jalan Kapas Baru, Minggu (03/03/2024).
Pria berinisial DS (36) itu dijemput oleh pemilik motor beserta keluarga di rumahnya Jalan Kapas Lor dan langsung dihajar bersama warga sekitar hingga harus dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara.
Kapolsek Tambaksari, Kompol Imam Solikin mengatakan, DS diduga melakukan aksi pencurian di Jalan Kapas Baru sekitar pukul 12 siang. Saat itu, motor korban sedang terparkir di depan rumah dalam kondisi dikunci stir. Aksi pencurian DS diketahui oleh istri korban.
“Setelah itu istri korban teriak maling dan langsung dikejar oleh warga. Pelaku saat itu berhasil membawa motor curiannya,” kata Imam Solikin, Senin (04/03/2024).
Kehilangan jejak pencuri motornya, korban bersama dengan warga lantas mengecek CCTV di sekitar lokasi. Saat itu, DS terekam CCTV sedang melihat-lihat sebuah motor honda beat biru. Namun, karena motornya dirantai, DS diduga mencari mangsa lainnya dan mencuri sepeda motor milik korban Abdul. Salah satu warga yang juga melihat rekaman CCTV itu mengidentifikasi pelaku pencurian adalah DS warga Kapas Lor.
“Warga serta pemilik motor tidak langsung menuju rumah DS. Mereka terlebih dahulu menunggu di Jembatan Suramadu. Namun tidak ada hasil,” imbuh Imam.
Sekitar pukul 6 sore, dua warga Kapas Baru yang juga melihat rekaman CCTV mendapati DS sedang nongkrong di Jalan Kapas Lor. Dua warga itu lantas mengamankan DS dan menginterograsinya. DS tidak mengakui kalau ia baru saja mencuri di Jalan Kapas Baru. Kedua warga Kapas Baru yang sudah geram lantas mengajak DS melihat CCTV namun ajakan itu ditolak.
“Sempat adu mulut antara dua warga Kapas Baru dan DS. Saat D
Setelah diamankan warga, DS menjadi samsak hidup. Ia dipukuli oleh warga hingga mengalami luka parah di kepalanya. Beruntung, anggota Polsek Tambaksari yang mendapatkan laporan langsung datang ke lokasi dan langsung mengamankan DS. Saat digeledah, di kantong celana DS terdapat 3 anak mata kunci letter T dan 1 kunci magnet.
“Karena kondisinya parah, semalam langsung kita antar ke RS Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan terlebih dahulu,” tegas Imam.
Saat ini, DS masih dirawat di RS Bhayangkara lantaran luka parah yang dideritanya akibat dimassa warga. Polisi juga telah memeriksa sejumlah korban dan saksi atas peristiwa ini. [ang/aje]






