Surabaya (beritajatim.com) – Usai ledakan di Mako Brimob Jalan Gresik, Surabaya, para pekerja galian saluran di RS UPT Vertikal Jalan Indrapura menemukan mortir di lokasi kerjanya, Senin (04/03/2024) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kapolsek Bubutan, Kompol Dwi Okta mengatakan mortir pertama kali ditemukan oleh Endrik Sudarwanto (48) warga Madiun. Saat itu Endrik sedang menggali tanah sedalam 2 meter menggunakan alat berat ekskavator.
“Saat ekskavator menyentuh barang keras di kedalaman tanah 2 meter, saksi menghentikan baket (sendok eskavator) dan langsung mengecek ternyata ditemukan benda yg diduga mortir itu,” kata Dwi Okta saat dihubungi beritajatim.com, Senin (04/03/2024).
Endrik lantas melapor ke mandornya yang bernama Agus (54). Oleh Agus, laporan itu diteruskan ke petugas keamanan RS UPT Vertikal Surabaya dan pihak Polsek Bubutan. Tidak berselang lama, anggota Polsek Bubutan datang untuk mengecek barang yang ditemukan itu bersama dengan tim Inafis Satreskrim Polrestabes Surabaya.
“Ditemukan pertama kali di tumpukan tanah di dekat pembangunan saluran air kedalaman 2 meter. Kondisi benda mortir berkarat ukuran kurang lebih panjang 20 Cm dan berdiameter sekitar 10 cm,” imbuh Dwi Okta.
Mantan Kapolsek Dukuh Pakis itu belum bisa memberikan kepastian apakah mortir yang ditemukan dalam kondisi aktif. Menurutnya, mortir itu masih diperiksa oleh tim Gegana Polda Jawa Timur.
“Kami tidak bisa menjelaskan mas, karena itu wewenangnya gegana brimob,” pungkas Dwi Okta. (ang/ted)






