Ponorogo (beritajatim.com) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ponorogo mengeklaim penerapan uji coba jalan searah di bumi reog, berhasil untuk mengurai kepadatan lalu lintas. Berdasarkan evaluasi uji coba searah yang sudah diterapkan selama 2 hari ini, menunjukkan bahwa aktivitas kendaraan, terutama di jalan yang menerapkan searah terpantau lancar.
“Dalam 2 hari penerapan uji coba searah ini, seperti di Jalan HOS Cokroaminoto menjadi semakin lancar, tidak banyak penumpukan kendaraan,” kata Kepala Dishub Ponorogo Wahyudi, Kamis (15/02/2024).
Selain itu, evaluasi yang dilakukan yakni kajian untuk dipertimbangkannya penggunaan fasilitas pengurangan kecepatan. Sebab, dalam penerapan jalan searah ini, ditemukan bahwa pengendara melebihi batas kecepatan yang telah ditetapkan di jalan selama ini. Sehingga akan dipertimbangkan penambahan speedbump dan lampu flashing.
Penambahan fasilitas pengurang kecepatan dianggap perlu, terutama di Jalan Ahmad Dahlan dan Jalan Sultan Agung. Kedua jalan tersebut memiliki kondisi panjang, lebar, dan perempatan yang menghubungkan jalan sirip. Kondisi jalan yang saat ini searah, membuat pengendara memacu kendaraannya dengan kencang. Tentu, ini bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain.
“Fasilitas pengurang kecepatan ini, masih dikaji dan bakal dilakukan musyawarah di forum lalu lintas. Dengan ini, diharapkan pengendara lebih hati-hati dan bisa mengontrol kecepatannya,” katanya.
Menurut Wahyudi, secara teknis, arus lalu lintas di jalan searah ini, kini lebih tertata. Meskipun masih ada sejumlah masyarakat yang belum mengetahui perubahan arus tersebut. Namun secara umum, penerapan ini berhasil mengatasi penumpukan dan kemacetan. Selain itu, jarak tempuh juga semakin baik.
“Alhamdulillah secara umum berhasil, jarak tempuh semakin baik,” katanya.
Untuk diketahui, uji coba jalan searah ini diberlakukan pada tanggal 14 Februari 2024 kemarin. Ada beberapa jalan di Ponorogo pada coblosan diuji cobakan searah. Daftarnya mulai dari Jalan KH. Ahmad Dahlan yang dibuat searah ke timur. Berlanjut ke Jalan Sultan Agung yang semula dua arah, berganti searah menuju selatan. Kemudian Jalan Gajah Mada searah menuju barat, langsung berlanjut ke Jalan Jenderal Besar Sudirman.
Sementara Jalan MH. Thamrin, yang semula hanya searah untuk kendaraan roda empat, kini berlaku juga untuk kendaraan roda dua. Untuk Jalan MH. Thamrin, jalan searah menuju arah timur. Kebijakan itu, juga berlaku untuk Jalan Dr. Sutomo, yakni searah untuk semua kendaraan. Namun, untuk Jalan Dr. Sutomo ini, arahnya menuju barat.
Dari beberapa jalan yang diuji cobakan searah itu, ada 2 jalan satu arah yang jalurnya diganti. Yakni Jalan Haji Oemar Said (HOS) Cokroaminoto dan Jalan Bhayangkara. Pada saat uji coba kali ini, Jalan HOS Cokroaminoto arahnya berbalik. Semula searah ke selatan, kali ini berganti ke arah utara. Dari pergantian itu, Jalan Bhayangkara yang semula searah ke utara, kini berganti ke arah selatan.
“Pas kebetulan, uji coba dilakukan pas pemilu,” kata Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko. [end/aje]






