Jombang (beritajatim.com) – Sepeda motor Honda Beat warna putih S 4833 ZO terparkir tak bertuan di bantaran bendung gerak Sungai Brantas Dusun Pulokunci Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, sejak Jumat (9/2/2024) siang.
Ditunggu hingga sehari, motor tersebut tetap saja di lokasi. Tidak ada orang yang mengambilnya. Warga sekitar yang curiga kemudian melaporkan temuan tersebut ke Polsek Kesamben. Korps berseragam coklat mendatangi lokasi. Motor warna putih itu kemudian diamankan petugas.
Untuk mengungkap identitas pemilik, polisi berkoordinasi dengan operator bendung gerak yang berada di sisi utara Sungai Brantas, masuk wilayah Desa Menturus Kecamatan Kudu Jombang. Petugas melakukan pengecekan rekaman CCTV.
Polisi juga mengumpulkan keterangan dari warga sekitar. Hasilnya, polisi menduga bahwa kendaraan itu biasa dipakai oleh pencari ikan. Kendaraan misterius ini dikendarai seorang laki-laki tidak dikenal kemudian diparkir di bantaran sungai.
Sedangkan pemiliknya diduga menceburkan diri ke Sungai Brantas atau bunuh diri. “Kami sudah melakukan penelusuran dan menemukan identitas pemilik sepeda motor tersebut. Pemilik diduga bunuh diri dengan cara menceburkan diri ke Sungai Brantas,” ujar Kapolsek Kesamben AKP Achmad, Minggu (11/2/2024).
Achmad mengungkapkan, identitas pemilik motor yang diduga ceburkan diri di Sungai Brantas adalah Achmad Rokhim, warga Desa Betek Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Sehari-hari pria ini memungut sampah di kampung-kampung karena didera depresi.
“Menurut keterangan keluarga, korban pergi meninggalkan rumah sejak Jumat 9 Februari 2024 sekira pukul 11.30 WIB. Hingga akhirnya mereka mendapat kabar dari pihak kepolisian terkait adanya penemuan sepeda motor tersebut,” pungkas Kapolsek Kesamben. [suf]






