Mojokerto (beritajatim.com) – Pejabat (Pj) Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto bersih-bersih Klenteng Hok Sian Kiong. Bersih-bersih tempat ibadah ini dilakukan dalam Program ‘JUMAT’.
Program ‘JUMAT’ kepanjangan dari ‘Jaring Untuk uMAT’ merupakan program Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto dengan membersihkan rumah-rumah ibadah secara bergiliran bersama warga setempat. Program bakti sosial ini ada setiap hari Jum’at pagi.
Program bakti sosial tersebut merupakan rangkaian dari ‘Baksos Bareng MAS PJ’ yang diinisiasi oleh orang nomor satu di lingkup Pemkot Mojokerto setiap hari Senin sampai dengan Jumat. Program bakti sosial tersebut mengambil sasaran berbeda setiap harinya.
Pada, Jumat (2/2/2024), dalam program ‘JUMAT’, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Timur ini mengandeng PWI Mojokerto. Ini lantaran di hari yang sama, PWI Mojokerto menggelar puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2024.
“Kebetulan sebentar lagi akan ada perayaan Imlek bagi saudara-saudara kita yang Konghucu. Hari ini, alhamdulilah kita laksanakan kegiatan kolaborasi dengan teman-teman PWI yanh kebetulan PWI Mojokerto melaksanakan peringatan HPN 2024,” ungkap Pj Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro.
Sehingga bersama-sama PWI Mojokerto membersihkan Tempat Ibadah Tri Dharma dan Klenteng Hok Sian Kiong merupakan salah satu icon Kota Mojokerto. Ia berharap, kegiatan tersebut mendapatkan keberkahan dan bermanfaat bagi masyarakat Mojokerto dan Mojokerto Raya.
Sementara itu, Sekretaris Klenteng Hok Sian Kiong, Oky menyambut tahun baru Imlek 2024 dengan ritual jamaah Klenteng Hok Sian Kiong karena mendekati pelaksanaan Pemilu. “Kita sudah bersih-bersih rupang di hari Minggu. Menyambut Imlek, malamnya kita ada sembayang,” katanya.
Dalam peringatan tahun baru Imlek 2024, klenteng yang berdiri tahun 1823 ini, tidak ada kirab barongsai. Namun
Klenteng Hok Sian Kiong akan menggelar tradisi makan lontong cap gomeh usai peringatan tahun baru Imlek yakni di tanggal 24 Februari 2024.
“Kita respek sekali karena dengan adanya ini (kerja bakti dengan Pj Wali Kota dan PWI) menambah saling menghormati, saling menghargai antar umat beragama. Jadi kita tidak ada istilah sendiri-sendiri, kita semua kompak. Dimana ada kekosongan, kita saling mengisi,” tegasnya. [tin/aje]






