Sumenep (beritajatim.com) – Sebanyak 69 sekolah di Kabupaten Sumenep bakal mendapatkan program perbaikan dan pembangunan sekolah tahun 2024. Sekolah-sekolah yang akan direhab tersebut berada di wilayah daratan dan kepulauan Sumenep.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra menjelaskan, untuk rehab puluhan sekolah tersebut, pihaknya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 64 milyar. “Sumber anggaran program itu 80 persen dari dana alokasi khusus (DAK) dan 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024,” katanya, Rabu (24/01/2024).
Ia menjelaskan, anggaran Rp 64 miliar tersebut akan digunakan untuk rehab dan pembangunan gedung sekolah dasar (SD) Rp 46 miliar, sekolah menengah pertama (SMP) Rp 16 miliar, dan taman kanak-kanak (TK) di bawah naungan Dinas Pendidikan Sumenep Rp 2 milyar.
“Kalau jumlah sekolah yang akan direhab tahun ini untuk SD 47 sekolah, SMP 15 sekolah, dan TK 7 sekolah. Dari jumlah tersebut, khusus untuk wilayah kepulauan, yang akan direhab sebanyak 12 SD, 2 SMP, dan 4 TK. Sisanya di wilayah daratan,” papar Agus.
Lebih lanjut ia mengatakan, prioritas utama rehab tahun ini adalah ruang kelas, mengingat banyak ruang kelas yang membutuhkan percepatan perbaikan karena kondisi kerusakannya cukup parah. “Perbaikan ruang kelas tahun ini mencapai 80 persen dari total program. Ini jauh lebih besar prosentasenya dibanding tahun lalu. Tahun lalu perbaikan ruang kelas hanya 10 persen dari total program,” paparnya.
Ia menambahkan, untuk tahun ini memang tengah diupayakan optimalisasi sarana dan prasarana di sekolah-sekolah. Terutama ruang kelas dan toilet. “Pak Bupati juga meminta agar program rehab memprioritaskan perbaikan ruang kelas. Ini dimaksudkan supaya proses pembelajaran di sekolah semakin nyaman,” ujarnya. (tem/kun)






