Gresik (beritajatim.com) – Sebanyak 31 puskesmas di Kabupaten Gresik sudah menyelesaikan penilaian re-akreditasi. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menerima hasilnya lulus akreditasi paripurna sesuai harapan.
Akreditasi dilakukan sejak bulan Agustus 2023 lalu. Program ini untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di tingkat dasar. Seluruh puskesmas mengikuti rangkaian penilaian akreditasi secara bergantian.
“Alhamdulillah dari 31 puskesmas, sudah keluar hasilnya,” ujar Kepala Dinkes Gresik, dr Mukhibatul Khusnah, Selasa (23/01/2024).
Hasil akreditasi dari 31 puskesmas tersebut yakni kategori paripurna. Masih ada 1 puskesmas yang hasilnya belum keluar. Sebab pelaksanaan penilaian waktunya juga berbeda-beda.
“Kami berharap semuanya lolos paripurna. Termasuk 1 yang belum keluar ini,” ungkapnya.
Sebelum akreditasi, dari 32 puskesmas di Gresik belum ada yang memiliki akreditasi paripurna. Kebanyakan baru terakreditasi utama. Namun, dengan peningkatan status akreditasi ini pelayanan kesehatan akan semakin maksimal.
“Persiapan sudah kami lakukan harapannya semua puskesmas di Gresik meningkat dari utama naik menjadi paripurna,” kata Khusna.
Setelah terakreditasi paripurna lanjut dia, maka pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas akan semakin baik. Apalagi saat ini puskesmas merupakan rujukan pertama masyarakat saat hendak berobat.
“Pelayanan kesehatan harus ditingkatkan jadi bukan hanya menyandang status akreditasi saja,” paparnya.
Selain melakukan akreditasi puskesmas. Dinkes tahun lalu juga melakukan hal yang sama pada fasilitas kesehatan lainnya. Rinciannya, 20 rumah sakit terakreditasi dan 61 klinik terakreditasi. [dny/but]






