Ponorogo (beritajatim.com) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo mengeklaim pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Kabupaten Ponorogo telah lampaui target.
Kepala Dinkes Kabupaten Ponorogo Dyah Ayu Puspitaningarti, mengungkapkan capaian vaksinasi Polio tetes di Bumi Reog sudah mencapai 106 persen. Jumlah itu melampaui target yang dicanangkan oleh Dinkes Ponorogo yang dulu menargetkan 85 persen.
“Alhamdulillah ini bantuan dari semua elemen, posisi PIN Polio di Ponorogo mencapai 106 persen (85.018),” kaya Ayu sapaan Dyah Ayu Puspitaningarti, Senin (22/1/2024).
Dalam vaksinasi Polio tetes di Ponorogo ini, dalam pelaksanaannya Ayu memang tidak membicarakan target yang dicapai. Namun, lebih dari itu, hakekatnya melindungi anak dari penyakit yang dapat dicegah lewat imunisasi Polio tersebut.
“Kita lebih ke impactnya ke masyarakat. Tidak bicara target, namun hakekatnya melindungi anak dari penyakit yang dapat dicegah lewat imunisasi,” katanya.
Meskipun PIN Polio sudah berakhir pada tanggal 21 Januari 2024 kemarin, namun petugas dari Dinkes Ponorogo masih melakukan sweeping Polio. Hal itu dilakukan untuk mengakomodir anak-anak yang belum melakukan vaksinasi pada PIN Polio minggu lalu.
“Ada toleransi untuk anak-anak sakit waktu PIN Polio. Minggu ini kita lakukan sweeping ke rumah-rumah anak yang belum tervaksinasi,” katanya.
Untuk vaksinasi Polio tahap kedua, direncanakan dilakukan bulan depan nanti, tepatnya tanggal 19-25 Februari 2024. Ayu berharap dalam vaksinasi tahap kedua nanti, capaiannya lebih bagus lagi. Sehingga semakin banyak anak-anak di bumi reog yang terproteksi dari penyakit Polio.
“Vaksinasi Polio tahap ke 2 ini harus lebih ditingkatkan, terutama untuk anak yang usianya 0 sampai 5 tahun,” pungkasnya.
PIN polio ini dilaksanakan serentak di wilayah Kabupaten Ponorogo mulai tanggal 15 hingga 21 Januari 2024. Data dari Dinkes Ponorogo, ada 80.206 anak yang menjadi sasaran untuk dilakukan vaksinasi polio ini. (end/beq)






