Sampang (beritajatim.com) – Selama tahun 2023, sebanyak 501 warga di Kabupaten Sampang, berangkat ke luar negeri untuk menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
Zainoddin, staf bidang Penempatan Tenaga Kerja Perluasan dan Transmigrasi, Disnaker Sampang menjelaskan, bahwa tingginya minat warga memilih untuk menjadi TKI legal ini meningkat dibandingkan tahun 2022 lalu atau tahun sebelumnya hanya 200 orang.
“Ini membuktikan kesadaran warga untuk menjadi TKI legal meningkat,” terangnya, Senin (15/1/2024).
Ia menambahkan, yang mendaftar sebagai PMI/TKI legal, mayoritas didominasi dari Kecamatan Ketapang, Banyuates, Sokobanah dan Robatal.
“Mayoritas dari wilayah Pantura Sampang, kami berharap ke depan warga yang ingin menjadi PMI/TKI legal semakin meningkat,” harapnya.
Ditanya daerah atau negara mana saja yang menjadi pilihan para TKI ini untuk bekerja? Ia menjelaskan bahwa pilihan warga Sampang yang kerja ke luar negeri rata-rata ke Arab Saudi, Malaysia, Brunai Darusalam, Hongkong, Taiwan hingga Itali.
“Yang paling banyak ke Arab Saudi,” pungkasnya. [sar/ian]






