Ponorogo (beritajatim.com) – Sedikitnya ada 647 knalpot brong tersimpan di gudang Satlantas Polres Ponorogo. Ratusan knalpot brong itu merupakan hasil sitaan dalam razia yang diadakan dalam setahun terakhir.
Di tahun 2024 ini, razia knalpot brong dan balap liar akan diteruskan. Hal itu dilakukan untuk menciptakan suasana Kabupaten Ponorogo yang aman, tenteram dan kondusif.
“Setidaknya ada 647 knalpot brong yang sudah kita sita dalam setahun terakhir,” ungkap Kapolres Ponorogo AKBP Anton Prasetyo, ditulis Rabu (3/1/2024).
Razia knalpot brong dan balap liar, kata Anton di tahun 2024 ini, akan lebih diintensifkan. Bahkan dirinya menargetkan Kabupaten Ponorogo zero knalpot brong. Bahkan dirinya menyebutkan bahwa pihaknya tidak main-main jika setiap malam dilakukan razia. “Tidak apa-apa setiap malam razia, guna mewujudkan Ponorogo zero knalpot brong,” katanya.
Selain ratusan knalpot brong, di halaman Mapolres Ponorogo juga banyak berjejer banyak sepeda motor berbagai merek. Sepeda motor-sepeda motor itu ditilang, karena terlibat memakai knalpot brong atau terlibat balap liar. Status sepeda motor itu, masih menunggu proses peradilan untuk penilangannya. “Sepeda motor yang ada di halaman ini, masih menunggu proses peradilan,” ungkapnya.
Gebrakan zero knalpot brong yang dicanangkan oleh Kapolres Ponorogo AKBP Anton Prasetyo layak diapresiasi. Hal itu tentu bertujuan baik, selain menjaga suasana Ponorogo yang aman, tenteram dan kondusif, juga untuk upaya meminimalkan resiko kecelakaan lalu lintas di Ponorogo.
“Kebijakan zero knalpot brong ini berlaku di seluruh jajaran Polres Ponorogo,” pungkasnya. [end/suf]






