Semarang (beritajatim.com) – Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso (APMISO) secara resmi mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, pada Pilpres 2024 mendatang. Deklarasi dukungan ini disampaikan dalam acara yang digelar di GOR Satria, Semarang Utara, Jawa Tengah, Senin (1/1/2024).
Ketua Umum DPP Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, yang juga merupakan Ketua Dewan Pakar APMISO, yakin bahwa pasangan Ganjar-Mahfud adalah pasangan yang tepat untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
“Saya secara pribadi paslon terbaik yang bisa membawa Indonesia Emas ya pasangan Ganjar-Mahfud,” ujar Hary Tanoe.
Hary Tanoe meyakini bahwa pasangan Ganjar-Mahfud memiliki lima syarat yang dibutuhkan seorang pemimpin, yaitu pengetahuan tinggi, adil, amanah, berani, dan sehat. Selain itu, menurut Hary Tanoe, calon pemimpin juga harus sayang dengan keluarga.
Ganjar Pranowo, yang turut hadir dalam acara deklarasi tersebut, mengucapkan terima kasih atas dukungan dari APMISO. Baginya, dukungan dari para pedagang mie dan bakso sangat berarti mengingat kuliner tersebut memiliki banyak penggemar di Indonesia.
“Tentu saya mengucapkan terima kasih atas dukungan ini. Semoga kita bisa berjuang bersama untuk memajukan Indonesia,” kata Ganjar.
Ketua APMISO, Lasiman, juga percaya bahwa pasangan Ganjar-Mahfud bisa menjadi Presiden RI 2024-2029 mendatang. Dia mengatakan, APMISO telah menyatukan suara dan siap memenangkan Paslon nomor urut 3 itu pada Pilpres 2024 nanti.
“Kami dari Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso seluruh Indonesia, pengurus komunitas dan seluruh pedagang, mitra dan sebagainya yang tergabung dalam asosiasi pedagang bakso Indonesia, pada hari ini di Semarang Senin 1 Januari 2024 menyatakan dukungan sepenuhnya kepada Bapak Ganjar Pranowo dan Bapak Mahfud sebagai capres dan cawapres RI 2024-2029,” ucap Lasiman.
Hubungan Ganjar dengan Apmiso sejatinya sudah terjalin sejak lama. Bahkan, Para pedagang khususnya mie dan bakso kerap merasa terbantu saat pria yang dikenal dengan rambut putihnya itu masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah selama dua periode.
“Kami sudah membuktikan sendiri bagaimana Pak Ganjar begitu Sat Set dan Tas Tes dalam membantu masyarakat kecil khususnya UMKM pedagang mie dan bakso saat menjadi Gubernur Jateng,” kata Lasiman.
Dia menjelaskan, saat harga cabai dan daging melambung naik, Ganjar dengan cepat melakukan tindakan blusukan ke pasar tradisional. Dengan cara itu, pihaknya bersyukur pedagang mie dan bakso tidak gulung tikar karena tingginya bahan baku usaha mereka.
“Selain itu, Pak Ganjar juga Sat Set memberikan kemudahan akses permodalan untuk pedagang kecil seperti kami. KUR murah diperbanyak, Kredit Lapak khusus pedagang kecil dibuat dan kemudahan akses modal lainnya,” jelas dia. [beq]






