Surabaya (beritajatim.com) – Nama Paul Munster, dikenal di Indonesia karena keterikatannya dengan tim milik kepolisian Bhayangkara FC di tahun 2019 hingga 2022 lalu. Namanya semakin bersinar ketika ia bergabung dengan Timnas Brunei Darusallam pada tahun 2022.
Saat ini namanya kembali dikaitkan untuk berkiprah kembali di Indonesia. Informasinya, dia bakal direkrut sebagai pelatih kepala di Persebaya Surabaya. Paul digadang-gadang akan menggantikan Gombau.
Menyikapi informasi tersebut, manajemen Persebaya masih enggan memberikan komentar. Padahal banyak sumber melalui sosial media yang menginformasikan bahwa pelatih asal Swedia ini akan bergabung di sisa kompetisi putaran kedua.
Catatan kepelatihan Paul cukup bagus. Dia dikenal sebagai pelatih muda. Juru taktik berkebangsaan Swedia ini kaya taktik dan memiliki banyak inovasi serta pengalaman. Hal ini terbukti ketika Bhayangkara FC dipegang kendali olehnya. Pelatih kelahiran 1982 ini sukses membawa Bhayangkara FC di zona atas klasemen selama empat musim.
Kelebihan-kelibihan itu menjadi catatan Persebaya SUrbaya memilih Munster sebagai pelatih utama. Karena bukan hanya kempetansi, taktikalnya sangat bagus. Bonek atau suporter Persebaya merespon secara positif.
Paul Munster merupakan pelatih berlisensi Pro UEFA yang selalu mengandalkan formasi 4-3-3 dengan tipikal menyerang. Sebelum berkarir sebagai pelatih, Munster adalah seorang pemain sepak bola di liga Eropa. Track recordnya cukup bagus. Berkarir dari tahun 2004 ia telah berlabuh di delapan tim di Eropa. Salah satunya Anker Wismar.
Di tahun 2012, ia memulai membuka peluang karirnya sebagai pelatih kepala di Assyriska FC. Pernah pula menangani beberapa tim nasional. Salah satunya di Vanuatu tahun 2019. Selanjutnya memilih Indonesia sebagai labuhan berikutnya hingga empat musim.
Saat ini Munster masih terikat kontrak dengan Timnas Brunei Darusaalam sebagai Direktur Teknis. [way/but]






