Malang (beritajatim.com) – Turnamen sepak bola Benteng Manunggal Cup (BMC) 2023 yang diselenggarakan oleh Batalyon Zeni Tempur 5/Arathi Bhaya Wighina (Yonzipur 5/ABW) telah berakhir, Minggu (24/12/2023).
Keluar sebagai juara pertama yakni Persatuan Sepak Bola Ardirejo (PBR) FC dari Kepanjen, Kabupaten Malang. PBR FC mengalahkan 31 tim sepak bola dari Malang Raya, Surabaya, dan Pasuruan.
Kapten PBR FC, Alvianto mengaku, sudah ketiga kalinya mengikuti BMC. Namun, ini merupakan kali pertamanya tim kebanggaan asal Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Kepanjen mendapatkan juara pertama.
“Akhirnya kami mendapatkan juara satu. Ini sangat luar biasa. Teman-teman bermain dengan bagus dari awal,” kata Alvianto, Senin (25/12/2023).
Dirinya mengatakan, tim PBR berhasil lolos dalam pertandingan berkat persiapan yang telah dilakukan. Di antaranya, sebelum turnamen BMC diselenggarakan, mereka rutin berlatih sepak bola sebanyak tiga kali dalam seminggu.
“Kita rutin latihan tiga kali seminggu, apa lagi dua bulan menjelang pertandingan, kami dorong tim untuk bersungguh-sungguh berlatih,” tegasnya.
Terpisah, Wakil Komandan Yonzipur 5/ABW, Kapten Czi Joko Mahendro menjelaskan, juara pertama dari BMC 2023 ini mendapatkan uang tunai senilai Rp10 juta dan piala bergilir. “Juara satu dimenangkan oleh PBR FC dengan piala bergilir BMC. Tim ini merupakan club elite dari Malang Selatan,” ucap Mahendro.
Sekedar diketahui, turnamen BMC 2023 berlangsung 4 Desember hingga 24 Desember 2023. Mahendro bersyukur pertandingan ini berjalan dengan lancar.

“Untuk pelaksanaan telah kami persiapkan, baik dari panitia maupun dukungan dari penyelenggara, selain itu kami juga persiapkan lapangan sebaik mungkin. Sehingga pertandingan berjalan dengan lancar hingga akhir,” bebernya.
Dengan adanya pertandingan ini, ia berharap BMC dapat kembali digelar di tahun 2024. Tentunya, pertandingan ini bisa melahirkan tim baru dan hebat untuk dipersiapkan di tingkat provinsi.
“Selain itu, tujuan dari pelaksanaan ini adalah meningkatkan solidaritas olahraga di wilayah Malang. Dan menciptakan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Malang tentang dunia sepak bola yang berkembang saat ini,” pungkas Mahendro. [yog/suf]






