Surabaya (beritajatim.com) – Gol tunggal Thaufan di menit ke 76 mengantarkan Deltras FC lolos 12 besar Liga 2 dari grup C. Deltras lolos ke babak 12 Besar bersama Persela Lamongan dan Gresik United.
Pelatih Deltras, Widodo Cahyo Putro mengucapkan terima kasih kepada para suporter dan seluruh elemen yang telah mendukung The Lobster hingga di tahap ini. Namun meski lolos, dirinya tetap akan melakukan evaluasi, terlebih saat mengacu pada laga terakhir melawan Persijap Jepara. “Pertandingan terakhir tentu ada tekanan sangat berat. Ada beberapa peluang yang harusnya jadi gol, tetapi belum bisa dikonfersikan jadi gol. Laga terakhir ini cukup berat,” ujar Widodo C. Putro.
Widodo menambahkan, mental pemain juga cukup menentukan di laga terakhir. Menurutnya, ada beberapa faktor inovasi yang diberikan kepada pemain, salah satunya adalah berdiskusi dengan sport psikolog untuk memecahkan hal yang membuat mereka terbebani. “Kami mendatangkan psikotes untuk merelaksasikan psikis pemain. Dan itu cukup membantu, karena di dua laga kandang terakhir kami wajib menang. Dan Alhamdulilah kami bisa merealisasikan hal itu. Kami sangat bersyukur atas kemenangan ini dan bisa menembus babak 12 besar. Terima kasih juga atas dukungannya dari Deltamania,” ungkapnya.
Deltras FC berhasil lolos ke babak 12 besar bersama Persela Lamongam, Gresik United dengan perolehan 19 poin hingga pertandingan akhir melawan Persijap Jepara. Di babak 12 besar, kemungkinan tim asal Sidoarjo ini akan bertemu dengan tiga tim berkualitas yang dihuni banyak pemain jebolan Liga 1 seperti Persela Lamongan, Bekasi FC, dan Maluku United. (way/kun)






