Blitar (beritajatim.com) – Sebagai upaya menguatkan peran Forum Komunikasi Kecamatan Sehat (FKKS) dan Kelompok Kerja (Pokja) Kelurahan Sehat, Pemkot Blitar memberikan bimbingan teknis (Bimtek) penguatan FKKS dan Pokja Kelurahan Sehat se-Kota Blitar. Bimtek itu berlangsung di ruang Sasana Praja Kantor, Wali Kota Blitar, Senin (11/12/23).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Blitar, Tri Iman Prasetyono mengatakan penguatan bimtek ini dilakukan agar kolaborasi antar OPD di lingkup Pemkot Blitar dalam mendukung pelaksanaan Kota Sehat. Sehingga program itu dapat berjalan dengan lancar dan optimal. Tri Iman menjelaskan bimtek kali ini lebih difokuskan pada sisi administrasi.
Sebab, proses pembentukan Kota Sehat, FKKS dan Pokja Kelurahan Sehat berasal dari kalangan masyarakat sendiri. Selain itu juga dijelaskan beberapa indikator dalam penyelenggaraan Kota Sehat. Seperti tatanan permukiman, sarana dan prasarana, tatanan sarana lalu lintas tertib dan pelayanan transportasi dan lainnya.
“Ini lebih ke materi sisi administrasi karena pembentukannya dari masyarakat sendiri. Dan dari kegiatan ini dapat memberikan motivasi serta lebih dekat dengan masyarakat dan mewujudkan lingkungan yang sehat” terang Tri Iman, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Blitar.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Blitar, Tjutjuk Sunario mendukung kegiatan ini karena bisa untuk meningkatkan peran Pemerintah, FKKS dan Pokja Kelurahan Sehat dalam mempertahankan prestasi Swasti Saba Wisatara yang berhasil diraih empat kali berturut – turut.
Tjutjuk berpesan agar seluruh FKKS dan Pokja di Kelurahan dapat mengoptimalkan program Kota Sehat. Sehingga kesehatan masyarakat Kota Blitar dapat terjamin.
“Saya sangat mendukung dan mengapresiasi. Dengan adanya ini masyarakat dapat menikmati ataupun prestasi Kota Sehat dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat di Kota Blitar” kata Tjutjuk. (Owi/ian)






