Jombang (beritajatim.com) – Cawapres (Calon Wakil Presiden) Mahfud MD mengungkapkan wasiat dari KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Kedua sosok ini dikenal cukup dekat. Bahkan Mahfud MD adalah kader terbaik Gus Dur.
Saat Gus menjabat sebagai Presiden RI, Mahfud MD diangkat menjadi Menteri Pertahanan. Pria kelahiran Madura ini juga pernah menjadi anggota DPR RI dari PKB (Partai Kebangkitan Bangsa). Menurut Mahfud, banyak pesan dari Gus Dur terhadap dirinya.
Nah, yang masih diingat oleh Mahfud adalah terkait ijazah doa. Kemudian memberikan pesan bahwa menduduki kekuasaan itu harus bisa menolong banyak orang. “Gus Dur juga memberikan ijazah doa kepada saya,” ujar Mahfud.
Doa itu, kata Mahfud, berisi tentang nasihat bahwa jika ingin menjadi pejabat masuknya dengan cara yang benar. Lalu keluar dari tugas-tugas tersebut juga dengan cara yang benar dan jujur. “Dan berilah kekuasaan yang bisa menolong banyak orang,” kata Mahfud mengutip pesan Gus Dur.
BACA JUGA: Cawapres Mahfud MD Ziarah ke Makam Pendiri NU di Jombang
Dalam kunjungan ke Tebuireng, Mahfud MD beserta rombongan disambut oleh pengasuh pesantren Tebuireng Jombang KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin. Selanjutnya, Gus Kikin mendampangi Cawapres nomor urut 3 berziarah di makam Gus Dur dan Hadratusyaikh KH Hasyim Asy’ari.
Mahfud menambahkan bahwa dirinya keliling Jawa Timur. Secara umum ada dua acara. Pertama, halaqah di beberapa tempat dan pengajian umum. Tapi ada yang hanya kunjungan ziarah. Yakni di makam pendiri NU KH Wahab Chasbullah. Lalu ke Pondok Tebuireng, ziarah ke makam Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid).
Selanjutnya, Minggu (3/12/2023), Mahfud ziarah ke makam KH Asad Syamsul Arifin di Situbondo, kemudian Kiai Ahmad Zaini di Paiton Probolinggo. [suf]






