Malang(beritajatim.com) – Arema FC bermain imbang 0-0 lawan Bali United di Stadion Manguwoharjo, Sleman pada Minggu, (5/12/2021) kemarin. Usai laga Arema FC mengucapkan duka bagi warga terdampak erupsi Gunung Semeru.
Pemain Arema FC Jayus Hariono mengatakan, seluruh keluarga besar Singo Edan mengucapkan duka cita mendalam bagi warga yang mengalami luka-luka hingga meninggal dunia. Arema berharap warga yang terdampak erupsi semeru tetap kuat dalam menghadapi cobaan.
“Saya bersama tim Arema mengucapkan turut berduka cita untuk korban bencana yang ada di Lumajang. Khususnya keluarga yang terdampak erupsi gunung Semeru. Semoga mereka kuat dan setelah ini tidak ada bencana lagi,” ujar Jayus.
Sedangkan terkait jalannya pertandingan. Jayus menyebut Arema hanya kurang beruntung saja menghadapi Bali United. Sebab, dilaga ini Arema memiliki sederet peluang hanya saja gagal dikonversikan menjadi gol.
“Kami sudah bermain bagus tetapi hasil belum beruntung. Sebenarnya kami punya beberapa banyak peluang tetapi belum bisa jadi gol,” imbuh Jayus.
Dengan hasil imbang Arema berada di posisi ketiga dengan 30 poin. Selisih 1 poin dengan Persib di peringkat ke 2 dan selisih 3 poin dengan Bhayangkarq FC diperingkat 1. Terkait persaingan di posisi atas klasemen, Jayus bertekad membuktikan bahwa Arema sebagai tim kuda hitam yang siap memberikan kejutan di Liga 1.
“Kalau target kami ingin tetap di papan atas. Kalau banyak yang menganggap remeh dibuktikan saja di lapangan,” tandasnya. (luc/ted)






