Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola kelembagaan serta meningkatkan reputasinya di level internasional.
Hal itu ditunjukkan Unesa lewat keterlibatannya di berbagai kegiatan internasional dan pemeringkatan dunia seperti QS Asia University Rankings (QS-AUR), QS World University Rankings (QS-WUR) hingga Times Higher Education (THE).
Terbaru, jajaran pimpinan Unesa mengikuti QS Higher Education Summit: Asia Pacific 2023 di Kuala Lumpur, Malaysia pada 7-9 November 2023.
Baca Juga: APBD 2024 Turun, DPRD Surabaya Sebut Tak Cerminkan Kepahlawan
Rektor Unesa Prof Nurhasan mengatakan, kegiatan ini mempertemukan ratusan perguruan tinggi di seluruh Asia. Menurutnya, ada sejumlah alasan utama pentingnya acara ini bagi Unesa.
Salah satunya, kata Cak Hasan, yaitu untuk merespon tren belakangan ini seperti gap demografi di Asia Timur dengan turunnya angka kelahiran yang berdampak pada turunnya jumlah anak muda usia produktif dan kuliah.
Selain itu, juga terkait akselerasi dampak artificial intelligence atau AI dalam seluruh aspek kehidupan manusia. “Ini penting sekali bagi Unesa untuk merespon tren isu global dan terlibat bersama-sama untuk menjawab berbagai tantangan di berbagai aspek,” kata Cak Hasan, Kamis (9/11/2023).
Baca Juga: Info Loker Surabaya! HokBen Buka Lowongan Kerja Gaji Tinggi
Sementara Kasubdit Pemeringkatan Dalam Negeri dan Penyelenggaraan Pemeringkatan Unesa Prof Sri Setyo Iriani menyebut kegiatan ini membahas banyak aspek seperti global engagement, employability and outcomes, research dan discovery, sustainability, innovation dan knowledge transfer.
“Selain itu juga membahas seputar student demand, student motivation and behaviour, student conversion, programme demand dan learning experience untuk peningkatan reputasi internasional Unesa,” jelasnya.
Dengan keterlibatan Unesa ini diharapkan dapat meningkatkan jejaring dan kolaborasi internasional. Hasil dari kegiatan ini juga ada tindak lanjut berupa peningkatan akademik dan employee reputation melalui peningkatan tata kelola atmosfer akademik, SDM, serta proses bisnis kelembagaan.
Baca Juga: Wali Kota Eri Bakar Semangat Pemuda Surabaya di The Leader 2045
Ada sejumlah pembicara yang hadir dan menyampaikan materi dalam forum ini, di antaranya Prof Edward Peck sebagai Vice Chancellor and President at Nottingham Trent University dengan topik utama Global Engagement Strategy.
Selain itu, juga ada Matthias Lanouhe sebagai Director of International Strategy, APAC/LATAM/Canada yang memaparkan tentang ‘Contribute and Work Together between Higher Education with Industrial Partner in Order to Achieve a Sustainable City’. [ipl/ian]






