Mojokerto (beritajatim.com) – Siapa yang tak mengenal perjuangan Kera Sakti, Sun Go Kong dan kawan-kawannya dalam mengawal perjalanan Biksu Tong Sam Chong dalam mencari kitab suci di India? Mereka berempat turut menjadi peserta Gerak Jalan Mojokerto-Suroboyo (Mojosuro).
Karakter Biksu Tong Sam Chong, Sun Go Kong (kera sakti), Cu Pat Kay (siluman babi), dan Wu Ching (Siluman Air) ada di agenda rutin Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur tahun 2023. Tak hanya karakter biksu dan tiga muridnya, namun juga ada sosok Dewi Kwan Im.
Salah satu peserta, Niki Mas Aden mengatakan, ia mencari karakter yang unik dan beda dengan peserta yang lain. “Selain itu, juga untuk menghimbur masyarakat yang melihat. Awalnya saya sendiri, terus saya kasih tahu teman-teman saya pakai kostum Tong Sam Chong,” ungkapnya, Sabtu (4/11/2023).

“Mengembalikan kitab suci, iya (perjalanan dari barat). Kostum yang saya kenakan ini dari mukenah, kalung ini dari biji nangka, beton serta asesoris tongkat dari spon. Habis Rp20 ribu-an karena mukenah ini juga bukan baru, dua minggu bikinnya. Persiapan tidak ada, ini kenal semua. Teman relawan,” jelasnya. [tin/kun]
BACA JUGA: 482 Personel Amankan Gerak Jalan Mojokerto-Surabaya
![Gerak Jalan Mojosuro, Ada Biksu Tong Sam Chong dan Muridnya Para peserta Gerak Jalan Mojosuro dengan kostum karakter Biksu Tong Sam Chong dan muridnya. [Foto : Misti/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/11/VideoCapture_20231104-194607_ChVoNfbd8f-1024x576.jpeg)





