Yogyakarta (beritajatim.com) – Ruas Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) yang disebut dengan Kelok 18 sejak beberapa waktu lalu mulai dikerjakan dan dibangun.
Megaproyek ini rencananya memghubungkan tiga kawasan sekaligus yakni DIY, Jawa Tengah dan Jawa Timur supaya perjalanan menjadi hemat waktu dan efisien.
JJLS Kelok 18 ini merupakan ruas jalur yang membelah perbukitan antara perbatasan kawasan Parangtritis Kretek Bantul, Girijati Purwosari Gunungkidul terus hingga Wonogiri Jawa Tengah menuju Magetan Jawa Timur.
Staf Admin Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) wilayah DIY Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah-DIY Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR RI, Agung Panji menuturkan megaproyek ini sekarang sedang dalam tahap pengerjaan. Terkait desain JJLS Kelok 18 sendiri juga sudah terselesaikan.
Adapun pengerjaan awal berupa pembersihan alias clearing dengan memotong dan memangkas dan memotong pohon pohon besar serta pemerataan kondisi dan struktur tanah.
“Aktivitas lain seperti pembukaan akses jalan untuk dilalui kendaraan berat juga sudah dilakukan,” ujarnya Rabu (11/10/2023).
Agung Panji menuturkan secara sederhana diinformasikan desain nanti seperti ruas jalan akan dibuat dua lajur dan berkelok. Maka dinamakan Kelok 18. Mengapa desain sengaja dibuat berkelok karena kondisi geografis kawasan ini masih perbukitan.
Baca Juga: Jalur Lintas Pantai Selatan, Tahun Ini Pembebasan Lahan di Serang Sumbersih Blitar
Masing masing lajur panjangnya 7 meter dengan tambahan 1, 5 meter di masing-masing bahu jalan.
Di ruas 1,9 kilometer, akan dibangun jembatan yang panjangnya mencapai 50 meter. Selanjutnya, di ruas kira kira 3 kilometer, rencananya akan dilengkapi fasilitas bangunan rest area.
Proyek pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) RI ini menelan anggaran Rp 254 miliar dan ditargetkan selesai di 2025 mendatang.
Proyek ini mulai dikerjakan dari ruas yang ada di wilayah Kalurahan Girijati Purwosari Kabupaten Gunungkidul baru kemudian baru berlanjut ke arah Grogol IX, Kalurahan Parangtritis Kretek Kabupaten Bantul. Jalan ini kemudian nanti menghubungkan Wonogiri Jateng hingga Magetan Jawa Timur.
Camat Kretek Bantul, Cahya Widada menuturkan dengan adanya JJLS Kelok 18 ini akan mempermudah akses warga menuju perbatasan Purwosari Gunungkidul dan Kretek Bantul. Tak hanya itu saja harapannya menuju kawasan Jawa Tengah dan Jawa Timur dapat ditempuh dalam jangka waktu sebentar.
‘Ruas JJLS Kelok 18 ini akan menjadi akses para wisatawan dari Jawa Tengah atau Jawa Timur yang akan berwisata baik ke Gunungkidul maupun ke Bantul.Kelok 18 ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Pasalnya, jalur ini nanti akan menghadirkan sensasi berkendara melewati ruas berkelok di perbukitan,” bebernya.
Di sisi lain, pihaknya pun telah melakukan koordinasi dengan pemerintah Kalurahan Parangtritis untuk menyikapi peluang pembukaan jalan ini sehingga akses ini dapat dimanfaatkan untuk mendongkrak perekonomian masyarakat.
“Kedepan bagaimana caranya nanti adanya akses ruas jalan JJLS Kelok 18 ini dapat membangkitkan perekonomian warga,” ujarnya.
Terkait proses pembebasan lahan warga di kawasannya, Cahya Widada menegaskan tidak ada aksi protes dan seluruh warga menyatakan bersedia dan menerima Proyek Strategis Nasional PSN ini.
Selain itu polemik status tanah tutupan ini dinyatakan sudah selesai sehingga warga telah menerima kebijakan pemerintah ini. Bahkan saat ini warga antusias menyambut pembangunan Kelok 18 ini. (aje/ted)






