Ponorogo (beritajatim.com) – Sebuah lahan kosong di Jalan Menur Kelurahan Ronowijayan Kecamatan Siman Ponorogo hangus terbakar. Lahan milik salah satu warga bernama Widodo itu terbakar usai pemiliknya berupaya untuk membersihkan sampah sisa tebangan kayu.
Api yang semula dimulai sebagai usaha membersihkan sampah, tiba-tiba merembet dan akhirnya membakar seluruh lahan yang saat itu ada daun keringnya.
Bahkan, kobaran si jago merah itu, nyaris menyambar dua rumah tetangga, yang lokasinya berada di dekat lahan tersebut.
“Ya niat awalnya membersihkan sisa-sisa tebangan pohon. Sebab, lahannya mau ditanami pohon pisang,” ungkap pemilik lahan yang terbakar, Widodo, Selasa (10/10/2023).
Saat membersihkan itu, api tiba-tiba membesar dan sulit dikendalikan, karena banyaknya sampah kering dan ranting pohon di lahan tersebut. Widodo berusaha memadamkannya secara manual, tetapi situasi semakin memburuk karena api cepat membesar.
BACA JUGA: Pasar Ikan Tambakrejo Blitar Terbakar, Rugi Capai Rp200 Juta
“Api cepat membesar, jadi kualahan saat memadamkan dengan alat seadanya,” katanya.
Mobil pemadam kebakaran pun diterjunkan untuk melakukan pemadaman api. Ada 2 unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan untuk memadamkan. Ketika mereka tiba di lokasi, api sudah membesar, tetapi upaya pemadaman segera dilakukan.
“Saat tiba di TKP memang kondisi api sudah membesar, kami langsung melakukan upaya pemadaman,” kata Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ponorogo, Bambang Supeno.
Bambang mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, terutama di musim kemarau saat ini.
Kejadian seperti ini sering terjadi, terlebih dengan adanya angin kencang membuat risiko kebakaran meningkat. Dia berharap agar masyarakat lebih waspada dan berhati-hati dalam aktivitas mereka.
“Peristiwa kebakaran karena membakar sampah sering terjadi. Perlu kewaspadaan apalagi saat ini musim kemarau,” pungkasnya. (end/nap)






