Kediri (beritajatim.com) – Suasana mengandung bawang tampak dari wajah puluhan anak yatim dhuafa usai menonton film ‘Satu Hari dengan Ibu’. Kali ini, LMI menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) film bersama adik yatim dhuafa di bioskop CGV, Kediri Mall, Kota Kediri.
Film Satu hari dengan Ibu dipilih karena mengkisahkan perjuangan seorang pemuda yang ingin berubah menjadi lebih baik untuk membahagiakan orang tuanya. Dari film ini juga terlihat seorang ibu yang menjadikan kasih sayang kepada anak sebagai kekuatan utama.
Luqman Hadi selaku Manajer LMI Perwakilan Jatim 5 mengungkapkan bahwa acara ini merupakan salah satu bentuk pembinaan karakter untuk anak-anak binaan LMI. Berbeda dengan pembinaan biasanya yang dilakukan dirumah atau di taman, kali ini pembinaan dibuat dengan acara nobar.
“Film ini bukan hanya sebagai tontonan, namun dapat menjadi tuntunan bagi para penontonnya. Banyak pesan yang dapat dipetik dari film ini, salah satunya tentang ajaran-ajaran kebaikan Islam terutama berbakti kepada orang tua terutama ibu,” jelas Luqman saat ditemi usai acara nobar berlangsung di Kediri Mall.
Baca Juga : Relawan LMI Latihan Water Rescue di Trenggalek
Acara nobar ini juga dihadiri oleh Kepala Kantor Kecamatan Kota Kediri dan Kabid PAUD Dinas Pendidikan Kota Kediri.
“Anak-anaku, jadikan tontonan juga sebagai tuntunan, pintar-pintar memilih dan memilah tontonan agar sebagai generasi penerus bangsa yang semakin kuat mentalnya dan semakin baik akhlaknya,” pesan Arief Cholisuddin selaku Kepala Kantor Kecamatan Kota Kediri dalam sambutannya usai acara.
Rasa haru para adik yatim dhuafa tampak sesaat setelah menyasikan film. Mereka ada merasa tiba-tiba sangat rindu pada ibunya yang telah tiada, ada yang lantas ingin bertemu dan meminta maaf pada ibunya karena baru saja berbuat salah, dan banyak pula yang berjanji akan bersikap lebih baik lagi kepada ibunya. Tidak sedikit pula yang meneteskan air mata selama film ini diputar.
“Terimakasih LMI telah memberikan kami kesempatan untuk bisa nonton film yang sangat bagus, pesan yang bisa saya ambil dari film ini adalah jangan sampai kita sebagai anak, menyia-nyiakan waktu yang kita miliki untuk terus berjuang, berbakti dan membuat ibu kita bangga,” tutup Lailatul Hidayati, salah satu yatim binaan LMI. [nm/ted]






