Jakarta (beritajatim.com) – Tim nasional (Timnas) U-17 Indonesia tumbang 0-3 ketika menghadapi Eintracht Frankfurt U-19, Minggu (8/10/2023) kemarin. Ini adalah kekalahan kedua mereka di Jerman.
Sejauh ini tim asuhan Bima Sakti itu telah melakukan empat kali uji tanding di Jerman. Pertama, mereka kalah tipis 0-1 dari TSV Meerbusch U-17 pada Rabu (27/9/2023) lalu di lapangan TSV Meerbusch e.V.
Kemudian pada uji tanding kedua, Timnas U-17 berhasil mengalahkan SC Paderborn Youth dengan skor 1-0. Nabil Asyura mencetak satu-satunya gol dalam laga yang digelar pada Senin (2/10/2023) itu.
Timnas U-17 menang lagi di uji tanding ketiga melawan VFL Osnabruerck U-19. Dalam laga yang berlangsung di Sportplatz SW Osterfeine, Damme pada Kamis (5/10/2023) itu, Rimnas U-17 unggul tipis 2-1.
Baca Juga: PSSI Tunjuk Frank Wormuth Sebagai Konsultan Pelatih Timnas U17
Sayang, Timnas U-17 kembali tumbang di laga uji coba keempat. Ketiga gol Eintracht Frankfurt U-19 dicetak Paul Wuensch, Anas Alaoui, dan Marko Mladenovic.
Iqbal Gwijangge, pemain Timnas U-17 mengaku banyak pelajaran yang bisa dipetik atas kekalahan ini. Iqbal mengakui bahwa tim muda Eintracht Frankfurt memang berkualitas.
“Kami menjadikannya pembelajaran karena bagus juga melawan tim yang lebih kuat. Sebab kami perlu tahu kelemahan dan kelebihan tim agar dapat terus belajar dan belajar untuk matangkan persiapan untuk Piala Dunia nanti. Sehingga kami bisa memberikan hasil yang maksimal untuk Indonesia,” ujar Iqbal dilansir laman resmi PSSI. (faw/ted)






