Pasuruan (beritajatim.com) – Pasar wisata Cheng Hoo yang terletak di Kecamatan Pandaan akan dijadikan icon wisata. Hal ini dikatakan oleh Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto saat melakukan silahturahmi dengan anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Senin (2/10/2023) kemarin.
Andriyanto mengatakan bahwa dirinya akan memperebutkan anggaran sebesar Rp 60 milyar dari pemerintah pusat.
Dana fantastis tersebut nantinya akan digunakan untuk mendesain dan membangun pasar wisata Cheng Hoo dengan standart Internasional.
“Cheng Hoo nanti akan menjadi salah satu icon untuk Kabupaten Pasuruan dengan standart internasional. Rencananya akan didesain untuk terintegrasikan satu sama lain, mulai dari transportasi, tempat parkir, hingga toilet,” kata Andriyanto.
Andriyanto juga mengatakan bahwa hal ini dilakukan guna melayani wisatawan yang datang di Cheng Hoo. Tak hanya memperhatikan para wisatawan, Andriyanto juga akan mengoptimalkan stand oleh-oleh di pasar wisata Cheng Hoo.
Baca Juga: Pedagang Durian di Depan Masjid Cheng Hoo Pasuruan Digaruk Petugas
Sehingga nantinya tak hanya produk dari luar Pasuruan yang menonjol, melainkan produk dari Pasuruan yang harus ditonjolkan. “Sempat saya lihat di Cheng Hoo gak ada produk lokal sama sekali, melainkan banyak produk dari kota kabupaten tetangga,” lanjutnya.
Sehingga pada awal bulan Oktober ini Andriyanto akan melakukan pemaparan grand dsain Cheng Hoo di Jakarta. Hal ini dilakukannya guna mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat untuk mengembangkan wisata Cheng Hoo.
Dilain tempat salah satu pedagang kaki lima di kawasan wisata Cheng Hoo merasa senang mendengar kabar tersebut. Namun pedagang juga khawatir jika dengan dibangunnya Cheng Hoo dirinya akan digusur.
“Ya senang kalau dibangun. Tapi jangan digusur lah. Kan kita sama-sama cari makan, kalau gak jualan disini, gimana mau carimakan,” kata salah satu pedagang Isro Fillatin. (ada/ted)
[berita-terkait number=”3″ tag=”pasuruan”]






