Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Dr Soetomo (Unitomo) telah mengukuhkan 854 wisudawan, Minggu (17/9/2023) kemarin. Para lulusan diminta mengasah kemampuan untuk survive di tengah masyarakat.
Rektor Unitomo Prof Siti Marwiyah mengatakan, bahwa ilmu yang didapat lulusan saat kuliah hanya sebagian kecil dari yang dibutuhkan untuk eksis di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan pekerjaan.
“Karena itu, anda teruslah belajar dan mengasah kemampuan, perasaan dan mental anda selama hajat di kandung badan,” ujar Iyat, sapaan rektor yang baru saja dikukuhkan sebagai profesor tersebut.
Sementara Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jatim Prof Dyah Sawitri memberikan apresiasinya kepada Unitomo yang telah mengadopsi program MBKM yang digagas oleh Kemendikbudristek.
BACA JUGA:
Rektor Unitomo: Pemotongan Presidential Treshold Abaikan Kedaulatan Rakyat
Menurutnya, MBKM salah satunya untuk mendorong mahasiswa agar dapat mempelajari sebanyak mungkin aspek yang dibutuhkan di dunia kerja. “Pilihan yang tersedia setelah lulus tidak hanya sekedar menjadi pencari kerja,” ujarnya.
Dyah juga berharap dari ratusan lulusan Unitomo ini nantinya dapat mencetak lapangan pekerjaan baru. Mengingat saat ini teknologi informasi sangat pesat. “Situasi dan kondisinya saat ini sangat memungkinkan untuk mencetak lapangan baru,” katanya.
BACA JUGA:
Ratusan Maba Unitomo Dapat Ceramah Pangdam V Brawijaya, Begini Katanya
Kampus Kebangsaan dan Kerakyatan Unitomo kemarin mewisuda 854 lulusan. Mereka berasal dari program D3 42 orang, program S1 468 orang, dan program S2 344 orang. Terpilih juga 9 wisudawan dengan prestasi akademik terbaik di masing-masing fakultas.
Apresiasi juga diberikan kepada 5 wisudawan yang selama studi meraih sejumlah prestasi non akademik dalam bidang seni, budaya, olahraga, keaktifan dalam organisasi kemahasiswaan, dan sebagainya. [ipl/beq]






