Ponorogo (beritajatim.com) – Penampilan bintang tamu Gaseng memukau penonton acara Sarasvati Art Festival 2023. Gemerlap dan pesona seni menciptakan malam yang tak terlupakan di STKIP PGRI Ponorogo saat digelarnya Sarasvati Art Fest (SAF). Acara yang dihadiri oleh mahasiswa baru, panitia kegiatan, dosen, mahasiswa aktif, alumni, dan masyarakat umum ini menampilkan beragam penampilan seni yang menghibur.
Acara dimulai dengan tarian Nyawiji Karsa yang dibawakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tari Merak Ukel. Penari membuka dengan gerakan tari yang lemah gemulai. Ini adalah pembukaan yang memukau bagi semua yang hadir.
Sebagaimana telah diumumkan sebelumnya, Sarasvati Art Festival 2023 menampilkan lima pentas seni dari mahasiswa baru tahun ini. Selain itu juga yang paling ditunggu-tunggu penampilan istimewa dari Gaseng, yang berhasil menggoyang panggung acara tersebut.
Kedatangan Gaseng di kampus yang mempunyai julukan kampus literasi itu, untuk kedua kalinya di Kabupaten Ponorogo. Saat tampil, Gaseng merasa senang dan terharu melihat antusiasme penonton yang ikut bernyanyi bersama. Ia juga memberi motivasi kepada para mahasiswa agar mengembangkan bakat musik mereka di luar akademik dan mendukung prestasi kampus melalui musik.
“Ramai, keren sekali. Saya lihat di barisan depan itu banyak yang memang hafal lirik lagu-lagunya, dari awal sampai akhir ikut bernyanyi bersama,” ungkap Gaseng, ditulis Minggu (17/9/2023).
BACA JUGA:
Meriahkan OSMA 2023, STKIP PGRI Ponorogo Hadirkan Artis Trending
Ketua Panitia, Endri Erdina Rahayu, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini. Ia mengungkapkan bahwa acara Sarasvati Art Festival bukan hanya memamerkan bakat-bakat mahasiswa, tetapi juga menjadi ajang untuk merayakan seni dan kekompakan kampus.
“Alhamdulillah, acara berjalan dengan sukses. Terimakasih kepada semua pihak yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu, yang telah mendukung acara ini,” katanya.
Dr. Ahmad Nur Ismail, Ketua STKIP PGRI Ponorogo, memberikan apresiasi positif terhadap kerja keras panitia OSMA dan SAF 2023. Ia menganggap kolaborasi antara kedua panitia tersebut sangat sukses, menunjukkan kemampuan inovasi yang baik.
Acara ini juga bisa menjadi momen untuk melihat dan mengetahui bakat unggul para mahasiswa baru diberbagai bidang. Ke depan, lembaga perguruan tinggi dampat mendampingi untuk mengembangkannya. “Nilai plusnya panitia bisa berinovasi dengan baik. Lewat acara ini, kita bisa tahu bakat dan minat mahasiswa. Ke depan lembaga bisa mendampingi untuk mengembangkan bakat tersebut,” katanya.
BACA JUGA:
Sarasvati Art Festival Ponorogo Tampilkan Drama Malin Kundang dan Tari Sufi
Satria Bagus, alumni STKIP PGRI Ponorogo, berharap kampus ini akan semakin jaya dengan mahasiswa yang penuh semangat dan berbakat. Bagus menilai STKIP PGRI Ponorogo dapat mencetak guru-guru professional dengan potensi yang dimilikinya.
Tidak hanya alumni, masyarakat Ponorogo dan sekitarnya juga turut meramaikan Sarasvati Art Festival. Novita Fajarini, yang datang dari Madiun, menikmati konser SAF STKIP PGRI Ponorogo dan merasa senang dapat merasakan atmosfer yang begitu istimewa.
“Saya mengetahui informasi Om Gaseng di Ponorogo dari instagram, ya langsung saja ke Ponorogo dan menikmati keseruannya di Sarasvati Art Festival. Terimakasih STKIP PGRI Ponorogo,” pungkas Novita Fajarini. [end/suf]






