Malang (beritajatim.com) – Setelah meraih akreditasi institusi Unggul, Universitas Islam Negeri (UIN) Malang tidak berhenti untuk melakukan inovasi. Terbaru, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Umi Sumbulah, M.Ag menginisiasi program internasionalisasi akademik dengan Focus Group Discussion (FDG) bersama Valaya University Thailand.
Umi Sumbulah menawarkan berbagai program unggulan, yaitu double degree, internship international, student and lecturer exchange, SEA teacher dan beberapa unggulan lain. Selain FGD, dilakukan penandatangan MoU antara kedua pihak untuk mewujudkan kesepakatan.
Penandatanganan dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Malang dan Rektor Valaya, Assoc. Prof. Dr. Sonbat Kohchasit, dan jajaran dekan Universitas Valaya termasuk asisten presiden (Rektor), para Wakil Rektor. Hadir juga dekan antara lain dekan fakultas Sains, dekan fakultas humaniora dan seni, dan dekan fakultas pendidikan.

Personil dari UIN Malang Prof Umi, diikuti wakil dekan bidang akademik fakultas sains dan teknologi, akil Dekan Akademik Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Humaniora, dan Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan.
Presiden Valaya University mengaku sangat bersemangat memulai program dengan UIN Malang. Pihaknya berharap agar program ini dapat berjalan lancar, berkelanjutan, maupun membuka pintu pertukaran ilmu pengetahuan, budaya, dan pengalaman antara kedua Universitas.
“Kami harap hal ini tidak hanya menjadi bentuk kolaborasi yang kuat dalam bidang akademik, tetapi juga menginspirasi pertukaran pemikiran dan gagasan yang memperkaya pengalaman akademik di kedua universitas. Ini akan memberikan manfaat besar untuk mahasiswa dan staf kami, serta tonggak penting dalam pengembangan pendidikan tinggi,” ujarnya.
Baca Juga: Dirut SIER Dorong Talenta Muda UINSA Go Global
Rombongan melakukan kunjungan ke Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Pendidikan, dan Fakultas Humaniora. Dalam kesempatan ini, dibahas peluang pertukaran mahasiswa selama sebulan dan program pertukaran dosen antara kedua Universitas.
“Kami berkomitmen untuk menjalankan kerjasama ini dengan penuh semangat dan kesuksesan. Saat kunjungan kami berinteraksi dengan dosen yang ahli di bidangnya dan memahami lebih dalam tentang pendekatan pengajaran dan riset di fakultas ini,” ungkap Prof Umi.
Diskusi tentang peluang kerjasama dalam penelitian bersama, program pertukaran mahasiswa, dan pelatihan dosen pun menjadi bagian penting dari kunjungan ini. Perjalanan dilakukan ke Fakultas Pendidikan bersama Dekan Fakultas Pendidikan dan beberapa dosen terkemuka.
Di fakultas ini, delegasi UIN Malang melakukan diskusi tentang program SEA Teacher mahasiswa FITK untuk melaksanakan praktik pembelajaran yang melibatkan langsung sekolah laboratorium Valaya University. Disamping itu, diskusi dilanjutkan dengan wawasan tentang metode pengajaran berbasis digital dan kurikulum pendidikan tinggi Internasional berbasis dunia industri dan usaha.
Diskusi berlanjut tentang tentang inovasi dalam bidang pendidikan, pemahaman tentang pengembangan kurikulum, dan peluang penyelenggaraan program pendidikan yang lebih baik. Terakhir, delegasi UIN Malang mengunjungi Fakultas Humaniora bersama-sama dengan Dekan Fakultas Humaniora dan sejumlah dosen yang ahli di bidang sastra, seni, dan bahasa.
“Di fakultas ini, kami melihat berbagai program studi yang berkaitan dengan ilmu humaniora. Diskusi tentang pentingnya memahami budaya dan bahasa asing dalam konteks global, serta peluang pertukaran mahasiswa di bidang humaniora, menjadi topik yang dibahas,” ujar Prof Umi.
Kunjungan ke ketiga fakultas ini memberikan delegasi UIN Malang pemahaman mendalam tentang pendekatan akademik di Valaya University. UIN Malang juga menjajaki berbagai peluang kerjasama yang bisa berjalan antara kedua pihak. (dan/ted)






