Tuban (beritajatim.com) – Momen bulan Agustus memperingati HUT Republik Indonesia ke-78 memang menjadi berkah tersendiri bagi persewaan kostum karnival. Bagaimana tidak, perayaan karnaval pada tingkat Desa, Kecamatan hingga Kabupaten terus diadakan, sehingga para persewaan banjir orderan.
Salah satunya persewaan kostum karnival dan pengrajin bernama Eko Warni Susanto atau yang akrab di panggil Bang Ji asal Jalan Sumber Makmur, Desa Kasiman, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Jawa Timur ini mengaku setiap harinya puluhan kostum karnival pun hampir ludes karena banyak pelanggan yang menyewa
Tahun 2023 ini memang setiap Desa diizinkan untuk mengadakan karnaval, terlebih hampir 2 tahun saat pandemi Covid-19 melanda, tidak ada perayaan HUT Kemerdekaan apalagi karnaval. Alasan inilah para pengrajin maupun persewaan kostum karnaval laris manis. “Ini saya bikin kostum karnival sendiri, merintis mulai tahun 2013, alhamdulilah sangat ramai kalau bulan agustus seperti ini,” ucap Bang Ji.
Bahkan, pihaknya sampai kuwalahan menerima banyaknya pelanggan yang berniat untuk menyewa, meski sudah dibantu oleh empat karyawannya. Sebab, pelanggan tidak hanya warga Tuban saja melainkan luar kota juga ada. “Karya saya pernah ditampilkan di Solo, Nganjuk juga sudah pernah, bahkan di JFC, Jember Fashion Carnival juara satu,” ujar dia.
Pada saat Tuban Specta Night Carnival yakni event tahunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban beberapa sekolah menyewa di tempat bang Ji, salah satunya menampilkan Putri Nglirip, Putri Asih, Lanjar Maibit dan Sri Huning. Keempat tokoh wanita tersebut merupakan tokoh legenda yang pernah hidup dan mewarnai sejarah di Kabupaten Tuban.
Putri Nglirip yaitu cerita Putri Air Terjun Nglirip yang berada di Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Putri Asih yaitu cerita Goa Putri Asih di Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, lalu Lanjar Maibit yakni di Kecamatan Rengel dan Sri Huning ialah tokoh wanita mustiko Tuban. “Adapun persewaan satu set kostum karnival saya bandrol dengan harga mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 2 juta plus rias dan make up, tapi tergantung modelnya,” ungkap dia.
Selama musim karnaval agustusan, pihaknya dapat meraup omset hingga puluhan juta rupiah, dari puluhan set kostum karnival yang ia sewakan. Bang Ji pun tampak sangat sibuk sejak awal bulan Agustus dan harus bekerja ekstra menyelesaikan beberapa desain kostum Karnival yang dimungkinkan bulan September masih ada.
Salah satu pelanggan yang berniat akan menyewa kostum karnival bernama Nur Lailia asal Montong ini mengaku takjub dengan bagusnya kostum karnival dan sangat modern tersebut. “Ini saya mau tanya – tanya harga sewa kostum karnival disini, modelnya bagus-bagus dan modern,” ujar Nur Lailia. [ayu/kun]
BACA JUGA: Perusahaan Kilang Minyak Tuban Beri Pengobatan Gratis 34 Purnawirawan dan 59 Lansia
![Perayaan HUT, Persewaan Kostum Karnival di Tuban Banjir Orderan Salah satu model yang mencoba kostum karnival milik Eko Warni Susanto persewaan kostum karnival di Tuban. [Foto:Diah Ayu/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/08/IMG_20230831_154359_11zon-1024x768.jpg)





