Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) lewat Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) menggarap projek bersama The University of York, Inggris untuk mengatasi kesulitan belajar anak-anak usia dini di Indonesia.
Perwakilan Unesa, Pratiwi Retnaningdyah mengatakan program ini mendukung kampus di seluruh dunia untuk bekerjasama membangun sistem pendidikan tinggi dan vokasi lebih kuat, lebih inklusif, serta saling terhubung secara internasional.
Ia menambahkan, para peserta lokakarya akan mengadopsi dan mengadaptasi materi terkait kesulitan belajar pada anak-anak usia dini. Hasil dari upaya mereka nantinya menjadi kursus daring dwibahasa; bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.
Kursus daring ini akan diunggah ke platform pembelajaran Kemendikbudristek dan bisa dipakai secara luas dan gratis oleh para guru dan calon guru PAUD, PGSD, dan Pendidikan Bahasa Inggris.
“Projek ini diharapkan memberi dampak positif bagi perkembangan pendidikan anak usia dini di Indonesia, serta mendorong peningkatan kualitas guru-guru masa depan,” ujar Pratiwi, Jumat (25/8/2023).
Lokakarya ini dibuka oleh Prof Siti Nur Azizah, Wakil Rektor IV Unesa. Dia menyampaikan bahwa isu literasi dan inklusi sangat penting dan menjadi perhatian utama di Unesa.
“Isu pendidikan inklusif perlu digarap secara kolaboratif agar kita bisa membantu para guru dan calon guru mengatasi kesulitan belajar pada anak-anak sejak usia dini,” ucapnya.
Dia berharap lokakarya ini akan menjadi langkah aktif perguruan tinggi di Indonesia dalam mengatasi isu-isu pendidikan yang semakin kompleks di era yang terus berubah. Lokakarya ini juga diharapkan memberikan masukan yang konstruktif bagi para pengambil kebijakan di Indonesia.
Projek bertajuk Workshop for Early Childhood Education Teacher Trainers in Indonesia ini bentuk kolaborasi yang terlaksana atas hibah internasional, Inggris-Indonesia program Going Global Partnerships 2022 dari The British Council. Peserta berasal dari 7 daerah, yakni Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, Bali, NTT, dan Jawa. [ipl/kun]
BACA JUGA: Unesa dan BNNP Jatim Duet Deklarasikan Kampus Anti Narkoba






