Malang (beritajatim.com) – Dua mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB Unisma) berkesempatan menempuh studi di luar negeri untuk melangsungkan perkuliahan selama satu semester. Aktivitas akademik ini merupakan hasil kerjasama Unisma dengan National Pingtung Technology University, Taiwan dalam program pertukaran mahasiswa.
Dua mahasiswa tersebut, yaitu Berliana Imanda Putri dan Lutfia Fitria Hanum yang juga dari para program kelas Internasional 2020 FEB Unisma. Mereka dilepas resmi oleh Dekan, Nur Diana SE, M.Si., bersama pimpinan dan IDD FEB Unisma, pada Kamis (24/08/2023), bertempat di ruang dekanat.
Keduanya berangkat pada tanggal 28 Agustus hingga 10 Januari 2023 mendatang. Pelepasan mereka dikemas dengan acara bertema Pelepasan Program Student Exchange FEB Unisma Go to Taiwan (Students Exchange).
Baca Juga: Prediksi 4 Sosok Calon Terkuat Pj Gubernur Jatim, Dua di Antaranya Pejabat Kemendagri
Dekan menyampaikan bahwa program student exchange satu semester di National Pingtung Technology University, Taiwan ini diharapkan mampu mengikuti kuliah selama satu semester. Mereka diharap memanfaatkan berbagai kesempatan baik untuk menimba ilmu dan pengalaman di luar negeri.
“Dengan suasana yang tentu berbeda dan berinteraksi dengan mahasiswa lain dari berbagai bangsa. Karena program ini diikuti pula oleh mahasiswa dari berbagai negara. Kami harap mahasiswa FEB UNISMA dapat menimba ilmu dan pengalaman di luar negeri. Dengan suasana yang tentu berbeda dan berinteraksi dengan mahasiswa lain dari berbagai bangsa,” ujar Nur Diana.
Program, kata Dekan, juga diikuti pula oleh mahasiswa dari berbagai negara. Keberhasilan program ini mendukung Indikator kinerja Utama (IKU).
Baca Juga: Ketua DPD RI Ajak SAPMA PP Ambil Kembali Kedaulatan Rakyat
“Kami ucapkan selamat menjalankan kegiatan dengan istiqomah karena program ini bagian dari Program Kampus Merdeka dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang memberi kesempatan mahasiswa kuliah di luar program studi atau di luar kampus asia khususnya di kampus internasional,” tutur Diana.
Dekan berharap agar mahasiswa memanfaatkan kesempatan ini sebaik – baiknya untuk menimba ilmu dan pengalaman di luar negeri. Dengan suasana yang berbeda dan berinteraksi dengan mahasiswa lain dari berbagai bangsa.

Dia berharap agar mahasiswa tidak terpaku hanya mengikuti program perkuliahan saja. Di sana banyak program baik yang ditawarkan untuk memberikan value kepada mahasiswa seperti kegiatan Community Service. Workshop penambah kompetensi hardskill dan softskill maupun riset di Taiwan.
Lebih Lanjut Dekan yang gencar menjalankan program internasional ini menegaskan bahwa capaian recognisi Internasional dari Jerman berupa Akreditasi Internasional FIBAA semakin meningkatkan upaya kerjasama antara FEB Unisma dengan kampus Taiwan yaitu NPTU selain mengenal dan budaya dan bahasa Taiwan.
Baca Juga: Panjat Tiang Bendera, Pelajar Gresik Terima Hadiah Laptop
Selain itu kegiatan ini penting, karena membantu memahami budaya yang berbeda diantara kedua negara sehingga mempermudah kerjasama transfer pengetahuan maupun skill. Acara dilanjutkan dengan penjelasan teknis keberangkatan dalam pelepasan Program student exchange , penandatanganan Pakta integritas dan penerimaan beasiswa akomodasi.
Program ini, tambahnya, menjadi bagian dari program Internasional memang diarahkan agar mahasiswa mampu memiliki exposure internasional. Pada acara yang sama juga Dekan FEB Unisma menerima kehadiran mahasiswa program studi Akuntansi, Ananda Rafi, yang menyelesaikan Program sama dari kampus Universiti Tun Hussein Onn Malaysia. (dan/ian)






