Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 15 startup mempresentasikan ide bisnisnya dalam gelaran Business Matching 2023 oleh Sentra Inovasi dan Kewirausahaan (SIK) UK Petra Surabaya.
Belasan startup binaan UK Petra Surabaya dan Polinema itu mempresentasikan atau pitching produknya di hadapan para investor. Itu dilakukan agar tercipta komersialisasi produk inovasi.
“Ada sembilan startup dari PCU (UK Petra, red) dan enam dari Polinema. Sebelumnya startup dari PCU ini telah melewati masa inkubasi satu hingga dua tahun,” ujar Kepala SIK Felix Pasila, ditulis Rabu (23/8/2023).
Dalam Business Matching, startup tersebut mempresentasikan produk termasuk menunjukkan prototype barang yang siap dipasarkan ke hadapan para investor.
Para investor itu antara lain ada PJCI (Prakarsa Jaringan Cerdas Indonesia), Korika, Pusaka Prakasa Engineering, Profestama, CTO Miota, Surabaya Wier, SPS Coorporate, Luwes Inovasi Mandiri, dan YLabs.
BACA JUGA:
Royyan Wafi Pujiyanto, Anak Muda yang Berkembang dengan Startup di Bidang Kesehatan
Felix menjelaskan, SIK UK Petra sendiri telah berjalan sejak 2018. Itu berangkat dari kepedulian untuk mengembangkan startup di Indonesia. “Startup yang bergabung di SIK mendapat seed funding, pendampingan dan kesempatan bertemu Venture Capitalist melalui kegiatan ini,” jelasnya.
Adapun startup yang hadir dalam Business Matching 2023 ini antara lain Hypercool, Logic Academia, Ngescrip, SeaBening, Sistem Pemfilteran Kata, Trashpoint, Tutup Galon Ergonomis, Urotech, dan VR Lab. [ipl/but]






