Surabaya (beritajatim.com) – Serial drama berjudul Lara Ati 2 telah ditonton lebih dari 8 juta orang. Drama lokal karya Bayu Skak dan para senias muda tanah air ini cukup menggemparkan publik.
Uniknya, serial lanjutan dari season sebelumnya itu pun menjadi satu-satunya drama yang mengangkat bahasa lokal, Jawa Suroboyoan sebagai dialog yang digunakan para pemain.
Meski menggunakan bahasa daerah, drama lanjutan dengan 20 episode ini mampu menghipnotis para penonton dan untuk selalu menanti kelanjutan kisahnya.
Baca Juga: Misteri Lukisan Bung Karno di Kota Blitar, Jantung Berdetak
Kisah yang diangkat bergitu melekat dengan kehidupan sehari-hari. Tentang kehidupan keluaga, bertetangga, asmara, pekerjaan, dan persahabatan.
Mengisahkan tentang 4 orang sahabat yakni Bayu Skak sebagai Joko, Dono Pradana sebagai Fadly, Indra Pramujito sebagai Riki, dan Benedictus Siregar sebagai Cokro.
Meski bersahabat, mereka menjalani hidup dan memiliki impian masing-masing. Utamanya Joko, seorang anak muda yang dipaksa ibunya untuk jadi PNS, meskipun dia memiliki minat dan keahlian di bidang desain.
Di Lara Ati 2 ini Joko telah keluar dari Bank, sebagai tempat bekerja sebelumnya dan membangun bisnis studio desain sesuai bidangnya.
Baca Juga: Putri Ariani Nyanyi ‘Rungkad’, Pejabat hingga Juru Bahasa Isyarat Ikut Goyang
Riki mulai merintis minimarket UMKM yang mulai berkembang dan mendapatkan investor. Sesuai dengan janjinya kepada pacarnya Mey untuk menunggunya tiga tahun.
Sementara Fadly menjalin asmara dengan adiknya Joko, Ajeng. Namun hubungan mereka tidak direstui oleh ibunya Joko, karena Fadly pengangguran.
Nasib buruk dialami oleh Cokro, alih-alih naik jabatan, ia malah dipecat dari bank tempat dirinya bekerja karena terdampak merger.
Drama ini semakin unik karena ada unsur komedi dan sedihnya. Sekaligus mengangkat UMKM dan ludruk sebagai budaya lokal yang perlu dikenalkan kepada masyarakat.
Baca Juga: Sejarah Faskho Sengox Blitar, “Mbahe” Sound Horeg Jatim
Dengan setting lokasi di Surabaya, salah satu UMKM yang dilibatkan adalah Bu Rudy yang memiliki depot legendaris dengan produk-produk lokal.
Sementara Cak Kartolo, ludrukis senior memiliki peran sebagai ayah Joko, yang seringkali membuat para penonton tertawa karena guyonannya.
Termasuk Wakil Walikota Surabaya, Ir H Armuji MH alias Cak Ji juga terlibat sebagai tokoh pemilik sanggar ketoprak. Bersama Pak Bandi ayahnya Joko mendidik anak-anak untuk belajar budaya lokal.
Serial drama Lara Ati 2 ini masih bisa dinonton melalui platform streaming Vidio.com secara gratis sebanyak 20 episode. (ian)






