Sidoarjo (beritajatim.com) – Sidoarjo yang menjadi kota penyangga Surabaya kini menjadi primadona bagi pengusaha dan pengembang properti. Iti tak lepas karena kurangnya lahan dan tingginya nilai jual properti di Kota Surabaya.
Tumbuh pesatnya perumahan di Sidoarjo ini ternyata hanya sedikit untuk pengembang perumahan yang menyediakan fasilitas umum (Fasum) Tempat Pemakaman Umum (TPU). Sehingga banyak kasus warga perumahan meninggal dunia ditolak dimakamkan di pemakaman umum desa setempat.
Real Estate Indonesia (REI) Sidoarjo kini sudah menyiapkan lahan makam di wilayah Sidoarjo barat yakni di Desa Gampengrowo, Kecamatan Tarik, dan berkonsep meniru pemakaman San Diego Hills diKarawang Barat, Jawa Barat.
Ketua Real Estate Indonesia (REI) Komisariat Sidoarjo, Harry Hermawan membenarka jika penyediaan lahan makam seluas 20 hektar, saat ini sudah tersedia 10 hektar dan sudah teruruk.
“Saat ini lahan sudah teruruk 10 hektar dan suratnya sudah diurus di BPN Sidoarjo. Jika sudah selesai nanti akan kami serahkan ke Pemkab Sidoarjo,” katanya Selasa (15/8/2023).
BACA JUGA:
Ribuan RT di Sidoarjo Terima Bantuan Sound System, Sebagian Dapat Intensif Rp 500 Ribu
Dia menambahkan, selanjutnya REI akan berkoordinasi untuk peluasan makam 10 hektar lagi untuk memenuhi makam sekelas San Diego Hills. Penyediaan makam estate di Gampengrowo, Tarik sebagai solusi untuk mengatasi kebutuhan makam di Kota Delta. Tentu dengan fasilitas-fasilitas yang akan dipenuhi, seperti musala, taman dan lainnya.

“Pembangunan makam itu hasil iuran dari sejumlah pengembang perumahan yang tergabung dalam REI untuk membangun makam bersama. Hal itu dikarenakan tidak semua pengembang bisa menyediakan fasilitas makam sendiri,” ungkapnya.
Sebelumnya, lanjut Harry REI Sidoarjo sudah menyerahkan 5,4 hektar lahan pemakaman di Troloyo, kawasan Lingkar Timur. “Kami sudah menyerahkan lahan makam 5,4 hektar di pemekaman Troloyo kepada Pemkab Sidoarjo dan sudah dikelola,” tandasnya.
Sebelumnya Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim CKTR) Pemkab Sidoarjo, Bachruni Aryawan mengapresiasi tanggung jawab pengurus Real Estate Indonesia (REI) Jawa Timur di Sidoarjo yang menyediakan lahan seluas 10 hektar dan pengembangan 10 hektar untuk lahan pemakaman yang terletak di Desa Gamping Rowo, Kecamatan Tarik.
BACA JUGA:
Master Gallery Sidoarjo Pamerkan Karya Seniman Jawa Timur
“Saat ini ada lahan 10 hektar yang sudah dilakukan pengurukan di Desa Gamping Rowo, Kecamatan Tarik, Sidoarjo. Saya sudah lakukan pengecekkan dan melihat langsung lokasi lahan yang di persiapkan untuk pemakaman tersebut,” tambah Bachruni.
Bahruni menyatakan jika Pemkab Sidoarjo tidak main-main terhadap fasilitas umum (fasum) yang harus disediakan oleh pengembang di Kabupaten Sidoarjo untuk warga perumahan.
“Sikap tegas Bupati Gus Muhdlor bahwa fasilitas umum utamanya lokasi pemakaman harus disediakan pengembang untuk warga perumahan,” tegasnya. [isa/beq]






