Lamongan (beritajatim.com) – Polres Lamongan kembali menggelar program inovatif berbentuk kegiatan ‘Jumat Curhat’. Kini, kegiatan tersebut mengusung tema seni budaya yang bertempat di Sanggar Seni Budaya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamongan.
Di hadapan para peserta, Lapolres Lamongan AKBP Yakhob Silvana Delareskha, melalui Kasat Binmas AKP Turkhan Badri mengatakan bahwa menjaga dan melestarikan seni budaya merupakan suatu hal yang penting, sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas bangsa.
“Kami ingin menciptakan ruang dialog yang nyaman antara polisi dan masyarakat pecinta seni budaya. Agar lebih mendekat satu sama lain, kita dapat bersama-sama merawat kekayaan budaya yang dimiliki Lamongan,” ujar AKP Turkhan, Jumat (11/8/2023).
Kegiatan Jumat Curhat di Disparbud Lamongan ini berhasil menciptakan suasana keakraban antara para pecinta seni budaya dengan aparat kepolisian.
Baca Juga: Menang Tipis Atas Tim Porprov Lamongan, Persela Dapat Pelajaran Berharga
Para peserta yang hadir mayoritas adalah anggota sanggar seni budaya dari berbagai usia. Secara antusias, mereka menyampaikan aspirasi, ide dan harapannya terkait pengembangan dan pelestarian budaya seni di Kabupaten Lamongan.
Sejumlah pendapat yang dikemukakan dalam diskusi ini pun berlangsung hangat dan penuh semangat. Para seniman dan pemerhati budaya juga mengungkapkan berbagi pengalaman positif dalam menjaga keberagaman budaya yang ada.
Senentara itu, Kabid Kebudayaan, Disparbud Lamongan, Purnomo menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya atas program inovatif yang digelar oleh kepolisian Lamongan ini.
Purnomo berharap, program semacam ini dapat terus dilanjutkan untuk menjalin sinergi yang baik antara polisi dan masyarakat, utamanya dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya lokal.
“Kegiatan semacam ini dapat menginspirasi komunitas lainnya untuk berkolaborasi dalam mewujudkan kekayaan budaya seni yang dimiliki Lamongan,” paparnya.[riq/ted]






