Magetan (beritajatim.com) – Pasokan elpiji di Magetan tidak dikurangi. Hal itu dikonfirmasi oleh Suparni salah satu agen penyalur elpiji di Jalan Cemara Ngariboyo Magetan. Pria yang lekat disapa Pithut itu mengatakan jika pasokan dari Pertamina tak dikurangi.
“Pasokan yang kami dapat sehari itu total 560 tabung, itu empat truk. Totalnya 2.240 tabung. Itu langsung sehari kami salurkan semua. Kalau kami melayani 62 pangkalan yang tersebar di 10 kecamatan di Magetan,” kata Pithut saat ditemui di kantor agennya, Rabu (26/7/2023).
Dia menduga, jika ada warga yang sengaja membeli dalam jumlah banyak selama beberapa pekan terakhir. Alhasil, pasokan yang biasanya cukup, kini jadi kurang. Sehingga, elpiji terkesan langka.
“Makanya kami pun menginstruksikan pada pangkalan agar tidak melayani pembelian dalam jumlah banyak. Ya maksimal beli satu saja. Karena, jika semisal satu itu habis dalam sehari, ya besok ada lagi, kan pasti saya pasok. Karena pasokan dari Pertamina kan tiap hari. Hari Minggu aja liburnya” lanjut Pithut.
Dia sebagai agen turut mengimbau pada masyarakat agar tidak panik. Pihaknya memastikan tak ada pengurangan pasokan. Sekaligus, distribusi ke pangkalan juga lancar tanpa kendala. “Jadi belinya secukupnya saja. Bagi toko atau pengecer ya jualnya satu tabung untuk satu orang, yang beli banyak jangan dilayani dulu,” katanya.
Dia mengaku pada Rabu hari ini, dirinya dan beberapa perwakilan agen lainnya sempat diundang ke DPRD Magetan untuk diajak rapat perihal kabar kelangkaan elpiji. Namun, dia pun menuturkan hal yang sama pada Komisi B DPRD Magetan. Semua pasokan aman, tidak dikurangi dan proses distribusinya lancar. “Khusus untuk tanggal 27 Juli 2023. Sebanyak 19 agen di Magetan dapat tambahan 1 rit atau 560 tabung untuk mencukupi kebutuhan. Sehingga, harapannya setelah ini semua kebagian semua,” katanya. [fiq/kun]
BACA JUGA:
Warga Magetan Mengeluhkan Elpiji 3 Kg Langka






