Mojokerto (beritajatim.com) – Tim Biliar Kota Mojokerto berhasil memboyong tujuh medali dalam ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Biliar Provinsi Jawa Timur tahun 2023 di Kabupaten Sumenep. Meski bukan medali emas namun ini menjadi modal untuk Porprov Jatim VIII, September mendatang.
Nurma Ulifatul Umroh dkk mampu memborong tujuh medali sebagai modal awal menatap gelaran multievent bergengsi tersebut. Di ajang yang berlangsung tanggal 3-6 Juli lalu, Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Mojokerto memboyong enam pebiliar terbaik dari 14 atlet yang ada.
Selama empat hari berlaga di pulau garam, sebanyak tiga medali perak dan empat perunggu berhasil dibawa pulang ke Kota Onde-Onde. Enam pebiliar andalan ini beradu ketajaman di sejumlah nomor dan kategori. Mulai dari nomor double bola 9 putra dan putri, single bola 10, hingga nomor double mix bola 8.
“Kejurda ini sebagai pemanasan mereka sebelum turun di porprov nanti. Walaupun belum dapat emas, permainan mereka sudah cukup baik. Dari 14 atlet untuk porprov kita turunkan enam atlet terbaik. Karena selain secara usia, kemampuan mereka juga sudah matang,” ungkap Ketua Pengkot POBSI Mojokerto, Bagus Majoki, Kamis (13/7/2023).
Masih kata Bejo (sapaan akrab, red), sebelum melawat ke pulau garam, Pengkot POBSI Mojokerto tak memasang target medali apapun. Lantaran kejurda tersebut dinilai sebagai ajang berlatih para pebiliar Kota Mojokerto. Menurutnya, ada sejumlah catatan bagi para pebiliar sebagai bahan evaluasi.
“Kejurda ini buat latihan anak-anak. Kami para pelatih sengaja tidak terlalu mengintervensi segala persiapan mereka. Supaya mereka bisa mengimprovisasi kemampuan masing-masing dan kita lihat sampai sejauh mana. Untuk atlet putra, penerapan strateginya juga kurang. Mereka tampil cenderung terlalu fight,” katanya.
Pebiliar putri yang hanya mengandalkan ketajaman tembakan dinilai kurang soal tembakan defensif. Pihaknya optimistis mampu menambal kekurangan tersebut dalam kurun dua bulan ini. Terlebih, selama bertandang ke Sumenep, tim pelatih telah mengintip kekuatan tim daerah unggulan yang akan berlaga di porprov. “Dua bulan ini masih bisa untuk kita evaluasi. Nanti kita rutin ukur dengan ikut turnamen terbuka,” tegasnya.
Kejurprov Biliar diikuti 23 kota dan Kabupaten se-Jawa Timur dengan peserta dibawah umur 23 tahun atau minimal tahun kelahiran 2000. Kejurprov Biliar yang digelar tanggal 3 sampai 6 Juli 2023 tersebut mempertandingkan biliar bola 8, bola 9, bola 10, dan bola 15 untuk sigle putra, putri, double putra-putri dan ganda mix. [tin/kun]
BACA JUGA
![Tim Biliar Kota Mojokerto Boyong Tujuh Medali di Kejurda Tim Biliar Kota Mojokerto saat Kejurda Billiard Provinsi Jawa Timur tahun 2023 di Kabupaten Sumenep awal bulan lalu. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/07/IMG_20230713_124643_W1k7VELh9Z-e1689229174893-1024x659.jpeg)





