Malang (beritajatim.com) – Tim Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya (UB) menggali potensi wisata dengan mempromosikan tiga pantai di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Tiga pantai tersebut, yaitu Pantai Teluk Asmara, Pantai Watu Leter dan Tanjung Penyu Emas, serta Pantai Goa Cina.
Yanuar Dandy Hardianto selaku humas tim MMD menyampaikan, potensi tiga pantai di kabupaten Malang ini begitu besar. Namun, kurangnya informasi pantai berpengaruh pada kurangnya daya tarik wisatawan.
“Banyak masyarakat yang belum tahu ada tiga pantai indah di Desa Sitiarjo, sehingga kurang maksimal menggaet wisatawan. Untuk itu kami berupaya mempromosikan keindahan pantai tersebut melalui platform media sosial seperti Instagram dan TikTok,” ujar Yanuar melalui keterangan media, Rabu (12/7/2023).
Yanuar bersama tim menjelaskan potensi dari ketiga pantai tersebut. Pertama, Pantai Teluk Asmara yang menawarkan pemandangan gugusan pulau-pulau.

“Pantai Teluk Asmara tak kalah menarik dengan pemandangan di Raja Ampat,” kata mahasiswa yang berasal dari desa Sitiarjo tersebut. Kegiatan yang bisa dilakukan di Pantai Teluk Asmara antara lain snorkeling, menikmati pemandangan deretan pulau, matahari terbenam, dan mengunjungi goa di sekitar pantai.
Kedua, Pantai Watu Leter dan Tanjung Penyu Emas yang terletak di Dusun Rowotrate, Desa Sitiarjo. “Pantai ini menyuguhkan pemandangan memukau, dengan ikon perahu yang terletak di atas bukit, menciptakan kesan seolah perahu itu terdampar dengan anggun,” katanya.
Di samping pantai ini ada Tanjung Penyu Emas, sebuah tempat konservasi penyu. Pengunjung bisa menjelajahi dan belajar upaya pelestarian penyu. Pantai ini menjadi lokasi favorit penyu untuk bertelur, dan wisatawan bisa menyaksikan momen langka itu.
“Pantai Watu Leter berbeda dari pantai lain karena fokus utamanya menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan penyu, menjadikan tempat ini luar biasa untuk belajar dan mengapresiasi kehidupan laut,” lanjut mahasiswa dari Fakultas Peternakan UB ini.
Aktivitas yang bisa dilakukan di Pantai Watu Leter misalnya menyusuri hutan bakau, snorkeling, berkemah, dan menyaksikan penyu bertelur atau dilepas ke alam bebas. Pantai Watu Leter punya keistimewaan lain yaitu ombaknya yang tidak terlalu besar.
“Itu memberi pengalaman bermain air yang lebih aman dibandingkan dengan pantai lainnya. Para pengunjung juga akan terpesona oleh pasir putihnya yang bersih dan indah. Di sekitar pantai juga menawarkan berbagai kuliner yang dapat dinikmati oleh wisatawan,” katanya.
Ketiga, Pantai Goa Cina yang menawarkan pemandangan air biru jernih dan pasir putih. Kegiatan yang bisa dilakukan di Pantai ini yakni menjelajahi goa, dan menikmati pemandangan matahari terbit dan terbenam. “Ada legenda menarik yang mengelilingi pantai ini, yang menambah daya tariknya,” tambahnya.
BACA JUGA:
Tekuni Bela Diri, Rafie Mahasiswa Universitas Brawijaya Jadi Wakil Asia
Melalui upaya promosi melalui Instagram dan TikTok, mahasiswa berperan dalam membangun kesadaran masyarakat akan keindahan tiga pantai menarik di Sitiarjo. Melalui konten yang dibuat, tim mengajak wisatawan untuk mengunjungi pesona alam yang ditawarkan oleh pantai ini.
“Melalui upaya ini, diharapkan pariwisata di Sitiarjo makin berkembang dan memberi manfaat ekonomi serta konservasi lingkungan untuk masyarakat di sekitar pantai,” ujar Yanuar mengakhiri. [dan/but]






