Malang (beritajatim.com) – Diduga perahu yang ditumpanginya terbalik akibat diterjang ombak, dua orang pencari Biawak Tenggelam di Bendungan Sutami Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang pada Sabtu (9/7/2023).
Hingga berita ini diunggah, kedua jasad korban belum juga ditemukan.
Kapolsek Sumberpucung AKP Lukman Hudin mengatakan, kedua korban yakni Hartono, warga Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung dan Sugimun warga Ngerjo, Kecamatan Kromengan.
“Korban sekitar pukul 09.00 WIB keluar dari rumah bersama dengan dua temannya dengan tujuan mencari biawak. Pada pukul 12.00 WIB, mereka tiba di Bendungan Sutami,” katanya, Senin (10/7/2023).
Melihat Biawak sepi, Yudi (Teman korban) diajak untuk menyebrangi bendungan kearah Kalipare dengan menaiki perahu kayu bermesin. Saat sampai di tengah sekitar 100 meter dari tepi bendungan tiba-tiba diterjang ombak sehingga perahu terhempas dan terbalik.
BACA JUGA:
Diterjang Banjir, Jalan Desa Tirtoyudo Malang Rusak Parah
Lukman menyebut ketiga korban tenggelam. Supriono warga pencari ikan yang berada disekitar Bendungan mengetahui hal tersebut berusaha menolongnya menggunakan pelampung.
“Yang berhasil diselamatkan Yudi lalu kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Sumberpucung untuk dilakukan pencarian. Dan sampai saat ini masih dicari,” ujar Lukman.
Ketiga orang ini berangkat dari rumah bersama-sama dengan tujuan mencari biawak (Nggladak-red) dipinggir Bendungan Karangkates pada pukul 12.00 WIB.
Saksi dan dua korban tiba di bendungan mencari Biawak di pinggir aliran sungai Brantas. Selanjutnya korban mengajak untuk menyeberang bendungan kearah kecamatan Kalipare dengan menaiki perahu kayu bermesin (perahu motor tempel) milik Wadri.
“Pada awalnya, saksi yang selamat sempat menolak. Namun korban tetap mengajak menyeberang, selanjutnya saat sampai di tengah bendungan berjarak 100 meter, tiba-tiba diterjang ombak. Sehingga perahu terhempas dan terbalik sehingga saksi dan dua korban tenggelam,” tegas Lukman.
BACA JUGA:
Kisah Mahasiswa Spanyol Terseret Ombak di Malang, Pegang Papan dan Tidur di Lubang Pasir
Saksi kemudian meminta pertolongan kepada seseorang yang berada disekitar bendungan Karangkates. Saksi kedua atas abana Supriono seorang pencari ikan, mendengan suara orang minta tolong.
Supriono kemudian berlari dan mencari pelampung berupa pohon kelapa untuk dijadikan pelampung dan berhasil diraih menyelamatkan Yudi. Korban selamat itu kemudian dibawa ke tepi bendungan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sumberpucung.
Hingga Senin (10/7/2023) siang pukul 12.00 WIB, jasad kedua korban atas nama Hartono alias Gonyel (35), warga Dusun Mbodo, Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang dan Sugimun (36), warga Desa Ngerjo, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, belum juga ditemukan. [yog/beq]






