Malang (beritajatim.com) – Panjang jalan di Kabupaten Malang secara total mencapai 1.558,76 kilometer. Lebih dari l 467 kilometer, dalam kondisi rusak.
Kategori kerusakan jalan itu berada pada tahap rusak ringan, rusak sedang maupun rusak berat. Jalan rusak cukup berat, berada di kawasan menuju tempat wisata pantai Malang Selatan. Pemerintah Kabupaten Malang pun menjadikan jalan ditempat itu, prioritas utama segera dilakukan perbaikan.
Menanggapi hal tesebut, Bupati Malang HM Sanusi mengatakan, jalan rusak menuju wilayah pantai selatan itu saat ini tengah digarap untuk perbaikan.
“Nanti, ini sudah dalam proses tender semua pasti dibangun,” terang Sanusi, Selasa (4/7/2023).
Sanusi menerangkan, pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran kurang lebih sebanyak Rp 1 triliun untuk perbaikan jalan rusak di seluruh wilayah Kabupaten Malang. Perbaikan tersebut akan di prioritaskan khususnya untuk jalan menuju kawasan wisata Pantai Selatan Malang.
Baca Juga:
Tengkulak Tanah Jadi Momok Pembangunan Tol Malang-Kepanjen
“Ini dari pusat, sudah dianggarkan semua. Anggarannya hampir Rp1 triliun, seluruh Kabupaten Malang,” tegas Sanusi.
Sejumlah titik yang akan dilakukan perbaikan jalan yakni di wilayah Kecamatan Gondanglegi menuju Pantai Balekambang, Kecamatan Bantur. Dimana, pemerintah pusat menganggarkan kurang lebih sebanyak Rp470 miliar.
Sementara ruas jalan di Kecamatan Kalipare hingga Kecamatan Donomulyo, lanjut Sanusi, telah dianggarkan sebanyak Rp47 miliar. Sedang jalan di wilayah Kota Kepanjen menuju Kecamatan Pagak, dianggarkan sebanyak Rp30 miliar.
Baca Juga:
Pembangunan Tol Malang-Kepanjen Molor, Ini Penyebabnya
Disinggung terkait mulainya dilakukan perbaikan, Sanusi bilang, perbaikan jalan rusak sudah mulai diproses.
Hal itu dilakukan dengan harapan di tahun 2023 mendatang, perbaikan jalan rusak di seluruh wilayah Kabupaten Malang dapat rampung secara keseluruhan.
“Ini lagi proses, mudah mudahan segera selesai. Semua jalan rusak akan diperbaiki,” Sanusi mengakhiri. [yog/beq]






