Blitar (beritajatim.com) – Polres Blitar bersama TNI dan sejumlah komunitas melakukan bedah rumah milik Semi, warga Dusun Kebonagung, Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar.
Renovasi ini dilakukan lantaran rumah milik nenek 51 tahun itu sudah tidak layak untuk ditempati dan sudah rusak selama belasan tahun.
Bagian dinding rumah yang terbuat dari anyaman bambu terlihat bolong di beberapa sisinya. Bagian atap rumah juga banyak lapuk serta terocoh bila hujan tiba. Kondisi tersebut sudah terjadi belasan tahun.
Kapolres Blitar AKBP Anhar Arlia Rangkuti yang mendapati laporan tersebut tergerak hatinya dan berinisiatif memperbaiki rumah Sumi. Kegiatan renovasi ini dilakukan bertepatan pada Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke 77 ini.
“Di momen HUT Bhayangkara 77 ini kami gunakan untuk melakukan bedah rumah dan memperbaiki rumah milik warga Selopuro,” kata Anhar, Sabtu (1/7/23).
Dalam kegiatan bedah rumah ini Polres Blitar mengerahkan puluhan anggotanya untuk mempercepat proses pembongkaran dan pembangunan. Kegiatan ini juga dibantu oleh anggota TNI serta beberapa komunitas masyarakat yang ada di Kabupaten Blitar.
Baca Juga:
Karyawan RSUD Mardi Waluyo Blitar Jadi Korban Tabrak Lari
Momen Hari Bhayangkara ke 77 ini sengaja dimanfaatkan oleh Polres Blitar untuk berbakti pada negeri dengan cara memperbaiki rumah warga kurang mampu dan tidak layak. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, Sumi (51) dapat tinggal ditempat layak tanpa takut atap bangunannya roboh.
“Semoga kegiatan ini bisa memberikan manfaat sehingga sang pemilik tidak lagi takut rumahnya roboh atau terocoh saat hujan,” imbuhnya.
Selain menyumbang tenaga, Polres Blitar juga memberikan bantuan dana untuk perbaikan rumah. Nantinya bangunan rumah ini akan direnovasi dengan batu bata agar lebih kuat.
Kegiatan pembangunan rumah ini juga akan dipercepat agar sang pemilik rumah segara bisa menempati. Meski dikebut namun Anggota Polres Blitar serta TNI yang ikut membangun tetap mengutamakan kualitas bangunan.
Baca Juga:
Video Viral Warga Tembak Burung Dilindungi di PLTA Jegu Blitar
“Kami akan terus membantu hingga rumah ini siap dibangun dan dihuni oleh sang pemilik rumah,” pungkasnya.
Nantinya rumah nenek 51 tahun tersebut akan dibangun dengan batu bata. Bangunan rumah yang akan dibangun ini memiliki ukuran lebar 4 meter serta panjang 7 meter.
Ditargetkan pembangunan rumah ini akan selesai dalam kurun waktu 1 bulan ke depan. Sehingga rumah tersebut segera bisa ditempati oleh Sumi dan keluarga. [owi/beq]






