Surabaya (beritajatim.com) – Ketua PMI Jawa Timur, H Imam Utomo S, melepas keberangkatan Kontingan PMR (Palang Merah Remaja) Jatim ke Jumbara Nasional 2023 di Lampung Selatan. Imam berpesan agar 41 Kontingen PMR Jatim bersilaturahmi dengan peserta daerah lain seperti dari Papua, NTT, Aceh dan sebagainya.
“Di Jambore PMR tingkat nasional ini diikuti 34 provinsi. Berbagai kegiatan dilaksanakan termasuk parade budaya daerah masing-masing. Jadi, ini menjadi kesempatan yang baik untuk mengenal daerah lain,” kata Imam.
Mantan Gubernur Jatim ini melepas keberangkatan kontingen PMR Jatim yang akan tampil di Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) PMR IX tahun 2023 di Taman Agro Wisata Way Handak, Lampung Selatan, 2 hingga 10 Juli 2023. Kontingen berkekuatan 41 remaja SD, SMP, SMA yang didampingi 12 orang instruktur dilepas di Markas PMI Provinsi Jawa Timur, Jumat (30/6/2023) malam.
Dalam acara pelepasan yang dilaksanakan penuh keakraban dan dalam suasana gembira itu, Imam Utomo didampingi beberapa pengurus PMI Jatim. Yakni, Sekretaris Dewan Kehormatan PMI Jatim Rasiyo, Sekretaris PMI Jatim Edi Purwinarto selaku Komandan Kontingen PMR Jatim, Ketua Bidang Anggota dan Relawan PMI Jatim Zaenal Marzuki dan pengurus lainnya.
Kontingen Jatim merupakan hasil seleksi terbaik. Selain lolos dari hasil seleksi tingkat mula setara pelajar SD (10-12 tahun), madya dengan tingkatan setara pelajar SMP (12-15 tahun) dan wira dengan tingkatan setara pelajar SMA (15-17 tahun), mereka juga digembleng dalam pemusatan latihan atau TC di tempat wisata Bhakti Alam Pasuruan selama sepekan.
Baca Juga:
Imam Utomo Lantik Mujiono Jadi Ketua PMI Banyuwangi
“Saya sudah melihat peningkatan kemampuan anak-anak PMR Jatim saat TC di Bhakti Alam. Kami harapkan apa yang sudah ditunjukkan dalam latihan itu mampu dipertahankan dengan tampil maksimal saat gelaran PMR di Lampung nanti. Kami optimistis Jatim mampu mempertahankan prestasi dalam PMR tahun ini dengan berada di peringkat utama nantinya,” tukasnya.
“Terakhir empat tahun lalu, Jatim berhasil di peringkat atas (tiga besar). Tahun ini harus lebih bagus lagi, minimal mempertahankan hasil Jumbara lalu di Pangkep, Sulawesi. Selama mengikuti Jumbara PMR, para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan seperti lomba seni budaya, berbagai macam keterampilan hingga materi-materi tentang kepalangmerahan. Di sana peserta beraktivitas di alam terbuka, tidur di tenda atau barak,” pungkas mantan Pangdam V/Brawijaya ini.
Tim dari Jatim yang didampingi 12 instruktur dan pengurus PMI Jatim berangkat Jumat malam menggunakan kereta api, kemudian dilanjutkan perjalanan darat menggunakan bus, serta melintas ke Lampung melalui penyeberangan Merak-Bakauheni. [tok/beq]







