Lamongan (beritajatim.com) – Andi Tenri Bilang Radisyah Melati, yang akrab disapa Mbak Bibie, cucu Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyerahkan hewan kurban berupa sapi ke Pesantren Sunan Drajat, Banjarwati, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.
Selain itu, cucu Mentan SYL ini juga menyerahkan kurban sapi ke Pondok Pesantren Bumi Sholawat, Sidoarjo. Penyerahan hewan kurban tersebut diterima langsung oleh para Pengasuh Pondok Pesantren setempat, pada Rabu (28/6/2023).
Andi Tenri Bilang Radisyah Melati mengaku bersyukur bisa berbagi dan melaksanakan kurban pada Idul Adha 1444 H. Kurban ini, sebut Bibie, dalam rangka meningkatkan iman dan menguatkan ukhuwah dengan sesama.
“Alhamdulillah, kami telah menyalurkan hewan kurban berupa sapi, kepada Ponpes Sunan Drajat Lamongan. Hewan kurban tersebut diberikan agar bisa disembelih saat Idul Adha dan dagingnya bisa dinikmati santri serta masyarakat sekitar ponpes,” ujar cucu pertama Syahrul Yasin Limpo dari putrinya Indira Chunda Thihta Syahrul tersebut.
Dalam kesempatan ini, Mbak Bibie berharap, pemberian hewan kurban itu bisa menanamkan semangat berbagi kepada para santri ponpes. Bahkan, dia juga berdoa agar seluruh elemen masyarakat yang sedang menjalankan ibadah haji diberikan kelancaran dan menjadi haji yang mabrur.
“Kami berharap, semua umat muslim yang merayakan Idul Adha dan yang sedang beribadah haji di tanah suci diberikan kelancaran. Semoga kami juga dalam menapaki perjuangan 2024 yang sudah dimulai tahapannya ini bisa terus bergandengan dengan umat dan mengawal aspirasinya,” harapnya.

Lebih lanjut, alumnus politik dan publik speaking di Oxford Inggris ini juga mengungkapkan bahwa dirinya telah mendaftar sebagai Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) DPR RI dari Partai NasDem, Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur X Lamongan-Gresik.
Mbak Bibie mengaku terpanggil untuk maju menjadi Caleg lantaran ingin memperjuangkan kemajuan di Kabupaten Lamongan dan Gresik. Ia juga mengungkapkan kemantabannya untuk melangkah ke Senayan, terjun ke dunia politik, agar bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat.
BACA JUGA:
DKPP Lamongan Jalankan Mitigasi Hadapi Ancaman El Nino
“Generasi muda harus ikut memikirkan bangsa dan negara dengan tidak alergi terhadap politik, karena politik adalah kemanusiaan yang harus kita tebar kemanfaatannya demi kemaslahatan bangsa. Mari berkolaborasi membangun bangsa ini, dengan semangat restorasi sesuai bidangnya masing-masing,” tutur Mbak Bibie.
“Kami minta doa restu kepada semua pihak. Sehingga segala kegiatan yang dilakukan nantinya bisa benar-benar memberikan kemanfaatan dan berkah bagi masyarakat, utamanya Lamongan dan Gresik,” tambahnya.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat, Dr. KH. Abdul Ghofur menyampaikan rasa terimakasih yang setinggi-tingginya atas diserahkannya kurban sapi dari Mbak Bibie ini.
BACA JUGA:
Situs Jetis Bakal Jadi Pusat Studi Kebudayaan Lamongan
Sebelumnya, Mbak Bibie juga telah menyerahkan bantuan berupa karpet seluas 10.200 m2 kepada Pondok Pesantren Sunan Drajat yang akan menjadi tuan rumah Musabaqah Qira’atil Kutub Nasional (MQKN) 2023 pada 10-18 Juli mendatang.
“Terimakasih banyak kepada Mbak Bibie yang telah menyerahkan kurban sapi ke Pondok Sunan Drajat. Terimakasih pula atas bantuan karpet yang begitu banyaknya. Semoga Mbak Bibie senantiasa mendapat keberkahan dan dimudahkan segala harapannya oleh Allah Swt,” tutur Kiai Ghofur. [riq/but]






