Surabaya (beritajatim.com) – Wukuf merupakan salah satu rukun haji yang wajib dilakukan. Ada makna dan hakikat yang perlu diketahui dari wukuf di padang Arafah.
Pada tanggal 9 Zulhijah Waktu Arab Saudi (WAS), atau tepat pada hari ini, Selasa (27/6/2023), para jemaah haji Indonesia sedang melaksanakan Wukuf di Arafah. Tempat ini menjadi pengingat ketika Adam AS dan Hawa diturunkan dari surga lantaran mengingkari janji kepada Allah SWT, yang kemudian keduanya bertemu kembali di tempat ini.
Adapun berikut ini makna dan hakikat wukuf di padang Arafah yang perlu diketahui.
1. Wukuf artinya berhenti
Wukuf pada dasarnya memiliki makna berhenti. Ini merupakan isyarat untuk manusia bahwa apapun akan berhenti atau mati. Termasuk semua hal yang dapat bergerak.
Selain itu, artian ini juga dapat dikaitkan dengan berhenti sejenak dari hiruk pikuk duniawi. Sehingga mereka dapat berpikir dan bertindak untuk jangka panjang (urusan akhirat).
2. Lambang Padang Mahsyar
Padang Arafah dapat dijadikan gambaran di dunia perihal Padang Mahsyar, yakni tempat menunggu keputusan Tuhan terkait penempatan surga atau neraka. Di mana umat manusia menghadap Sang Pencinta dengan status yang sama, terdiam dan penuh harap.
BACA JUGA: Jangan Sia-siakan! Ini Keutamaan dan Bacaan Niat Puasa Arafah
3. Lambang maqam ma’rifat billah
Di Arafah pula dilambangkan sebagai maqam ma’rifat billah (mengetahui Allah). Di mana para jemaah akan merasa bahwa semua gerak geriknya secara lahir maupun batin telah dilihat oleh Allah SWT. Sehingga segala perbedaan pun menjadi sirna dan status menjadi sama di mata Tuhan.
4. Bermakna Pengenalan
Di tempat ini, seseorang diharapkan dapat lebih mengenal dirinya sendiri dan Allah STW sebagai Tuhannya. Adapun saat wukuf, jemaah diharapkan diam, merenung atau berintrospeksi sendiri, terlebih untuk bertaubat.
Itulah sederet makna dan hakikat wukuf di Arafah. Semoga dapat menambah khasanah dan wawasan, agar pada momentum terbaik ini dapat lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. (fyi/nap)






