Kediri (beritajatim.com) – Para peternak di Kediri, Jawa Timur mendapatkan berkah datangnya Hari Raya Idul Adha tahun ini.
Peternak mengaku permintaan hewan kurban di Kediri kini mulai mengalami peningkatakan, utamanya hewan sapi yang naik hingga 100 persen.
Peternak bersyukur, karena pada Idul Adha tahun lalu penjualan hewan kurban sangat minim akibat wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) dan kini sudah pulih.
Baca Juga : Kasus LSD di Pasuruan Naik, Peternak dan Pedagang Khawatir
Agus, salah satu peternak asal Kabupaten Kediri mengatakan, sudah mendapat banyak pemesanan hewan kurban dari para konsumen.
Tidak hanya kambing, kata Agus, permintaan sapi juga tinggi, bahkan bisa dibilang naik hingga 100 persen dibandingkan Hari Raya Kurban tahun sebelumnya.
“Dari 16 ekor stok kami, tinggal 12 ekor. Sementara 8 ekor juga sudah deal dipesan,” ungkap Agus dengan tersenyum, pada Rabu (21/6/2023).
Baca Juga : Peternak Blitar Ungkap Penyebab Melonjaknya Harga Telur
Masih kata Agus, pada pada Idul Kurban tahun sebelumnya dia hanya mampu menjual 2 ekor sapi saja. Masyarakat takut membeli hewan kurban karena adanya wabah PMK.
“Kalau dibandingkan tahun sebelumnya, ini lebih baik. Waktu itu sapi hanya laku dua pas waktu PMK dan kambingnya hanya 50 ekor. Ada peningkatan naiknya signifikan,” imbuh Agus.
Untuk harga sapi pada saat ini berada di kisaran harga Rp20 juta sampai dengan Rp40 juta per ekor.
Baca Juga : Peternak Kambing Etawa Jambewangi Kebanggaan Banyuwangi
Besarnya harga sapi ini disesuaikan dengan jenis dan berat badan sapi. Sedangkan untuk harga kambing mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp7 juta per ekor.
Untuk diketahui, DKPP Kabupaten Kediri menerima laporan kasus penyakit PMK sebanyak 186 kasus. Hingga kini tinggal terdapat 10 hewan yang sakit.
Sedangkan untuk penyakit LSD, sebanyak 103 kasus, dan hingga kini tinggal menyisakan 40 hewan yang terdeteksi sakit.
Baca Juga : Ganti Rugi Cair, Peternak Ponorogo Terdampak PMK Dapat 10 Juta
DKPP memastikan, sebanyak 12 ribu ekor sapi dan 40 ribu ekor kambing kini siap untuk dijadikan hewan kurban di Kabupaten Kediri. [nm/ted]






