Malang (beritajatim.com) – Kabar duka datang dari jamaah haji asal Kabupaten Malang. Jamaah atas nama Asnawi (61), meninggal dunia usai menjalani rukun haji yakni Tawaf kedua di depan Ka’bah, Mekkah.
Asnawi terserang penyakit jantung. Riwayat sakit jantung yang dimiliki Almarhum, dibenarkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, Sahid, Rabu (14/6/2023).
“Ada satu orang jamaah yang meninggal dunia. Sudah lima hari yang lalu,” ungkap Sahid.
“Almarhum atas nama Asnawi meninggal dunia karena sakit. Jenazah sudah dimakamkan di Mekkah,” Sahid menyambung.
BACA JUGA: Universitas Jember Juarai Kejuaraan Debat Nasional
Almarhum Asnawi berasal dari Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Meninggalnya Asnawi juga dibenarkan Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Kabupaten Malang, Abdul Salam.
Menurut Salam, mendiang Asnawi meninggal dunia karena penyakit jantung. Ia dilaporkan meninggal di Masjidil Haram.
“Ada riwayat penyakit jantung. Meninggalnya setelah tawaf kedua di Masjidil Haram sesaat melakukan umroh wajib,” tegasnya.
BACA JUGA: Cek Jalur Black Spot di Jiwan Madiun, Tim Supervisi Polda Jatim Minta Penerangan Ditambah
Adapun jumlah jamaah haji asal Kabupaten Malang sebanyak 1.512 orang. Tergabung dalam empat kelompok terbang (Kloter) menuju Mekkah, Arab Saudi. Yakni kloter 40, 41, 42, dan 43.
Ribuan jamaah haji asal Kabupaten Malang ini, berangkat ke tanah suci pada Jumat 9 Juni 2023 pada gelombang kedua pemberangkatan. (yog/ian)






