Pamekasan (beritajatim.com) – Aksi balap liar yang sering dilakukan sejumlah pemuda di berbagai titik di Pamekasan, dinilai sangat mengganggu dan bahkan meresahkan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Kapolres Pamekasan, AKBP Satria Permana, melalui Kasi Humas IPTU Sri Sugiarto, khususnya pasca melakukan patroli cipta kondisi di berbagai titik di Pamekasan, Minggu (11/6/2023).
Terlebih para pelanggar yang terjaring patroli cipta kondisi tersebut, mayoritas berstatus pelajar dan masih dibawah umur. Sehingga sebagian di antara mereka tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
“Selama ini banyak laporan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan adanya aksi balap liar, terlebih suara knalpot brong sangat mengganggu kenyamanan, khususnya masyarakat di sekitar titik arena balap liar,” kata IPTU Sri Sugiarto.
Baca Juga: Meresahkan, Sejumlah Pelajar Terjaring Razia Cipkon Polres Pamekasan
Tidak hanya itu, aksi balap liar yang dilakukan di sejumlah jalan protokol juga terbilang sangat mengganggu arus lalu lintas dan keselamatan pengendara. “Jadi aksi balap liar ini sangat mengganggu dan meresahkan masyarakat,” ungkapnya.
“Dari itu, kami akan terus melakukan patroli dalam rangka cipta kondisi sekaligus memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat. Apalagi aksi balap liar berbahaya bagi pribadi maupun masyarakat secara umum,” jelasnya.
Sebelumnya terdapat beberapa kendaraan roda dua (R2) yang diduga digunakan untuk aksi balap liar di beberapa titik di Pamekasan, diamankan petugas Polres Pamekasan, dalam patroli cipta kondisi.
Baca Juga: Parpol Baru di Pamekasan Optimistis Raih Kursi Legislatif
Hal tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi sekaligus melakukan cipta kondisi, agar dapat memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat, khususnya karena aksi balap liar di Pamekasan.
Informasi yang dihimpun beritajatim.com, terdapat beberapa titik perkotaan yang seringkali dijadikan sebagai arena balap liar. Di antaranya di Jl Kabupaten (depan rumah dinas Bupati Pamekasan), dan Jl Raya Panglegur (depan RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan).
Selain itu juga terdapat titik lain di Pamekasan, seperti di Jl Jokotole, Jl Raya Tlanakan (pintu masuk Kota Pamekasan), Jl Raya Pademawu, serta sejumlah titik lainnya. [pin/but]






