Kediri (beritajatim.com) – Sebanyak 123.817 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Kediri menerima bantuan pangan tahun 2023 dari pemerintah pusat.
Masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan pangan berupa, beras 10 kilogram (KG) yang diterima melalui penyaluran di desa setempat.
Salah satu tempat penyaluran bantuan pangan beras dari program Badan Pangan Nasional ini ada di Kantor Desa Ngampel, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri.
Baca Juga : 577 Warga di Mojokerto Terima Bantuan Pangan CBP
Ratusan warga kurang mampu mengantre untuk mendapatkan beras kualitas medium 10 kg tersebut. Diantara penerima manfaat tersebut adalah Sulastri, warga Desa Ngampel.
Perempuan buruh tani ini mengaku senang mendapat bantuan pangan yang diterimanya hari ini, sehingga dapat meringankan pengeluaran membeli beras.
Menurut Sulastri, untuk kualitas beras yang diterima pada penyaluran sebelumnya dalam kondisi sangat bagus dan enak.
Baca Juga : Wali Kota Malang Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran
“Alhamdulillah senang bisa meperoleh bantuan beras, sebelumnya saya tidak pernah mendapat bantuan seperti ini, dengan adanya bantuan ini juga dapa meringankan pengeluaran kebutuhan sembako, ini penerimaan yang ketiga, kualitas beras yang diterima sebelumnya juga bagus. Rasanya enak dan wangi,” jelas Sulastri.
Penyaluran bantuan pangan dari program pemerintah ini tentu saja mendapat sambutan positif dari masyarakat yang terdata dalam keluarga penerima manfaat (KPM).
Arbai, Kepala Bidang Ketersediaan Distribusi dan Kerawanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri mengatakan, jumlah KPM beras pangan di Kabupaten Kediri sebanyak 123.817 kepala keluarga.
Baca Juga : Bantuan Pangan Beras 3.425 Ton Didistribusikan di Jatim
Sasaran penerima beras tersebut, kata Arbai adalah masyarakat kurang mampu yang tercatat dalam data Kementerian Sosial, mereka mendapatkan beras masing-masing total 30 kilogram, yang disalurkan tiga tahap.
“KPM di Kabupaten Kediri sebanyak 123.817 kepala keluarga, masing-masing KPM memperoleh 30 Kg beras yang disalurkan tiga tahap, sasaran penerima adalah keluarga kurang mampu yang tercatat di data Kementerian Sosial,” Kata Arbai.
Masih kata Arbai, selain beras, masyarakat kurang mampu lainnya di Kabupaten Kediri juga memperoleh daging dan telur ayam, yang sasarannya adalah rumah tangga rawan stunting berdasarkan data dari BKKBN, berjumlah 12.008 KPM.
Baca Juga : Pos Indonesia Magetan Salurkan Bantuan Pangan ke 54.574 KPBP
“Untuk masyarakat kurang mampu lainnya yang tercatat sebagai rumah tangga rawan stunting pada data BKKBN, pemerintah juga menyalurkan daging seberat 3 Kg dan telur ayam sebanyak 30 butir,” tambah Arbai.
Sementara itu, Imam Mahdi, Pimpinan Cabang Bulog Kediri mengatakan, penyaluran sudah dilaksanakan mulai bulan Maret lalu.
Beras yang disalurkan ini merupakan kualitas medium, diharapkan dengan penyaluran ini juga dapat menekan kenaikan harga, menurunkan angka inflasi serta menjaga daya beli masyarakat agar tetap dapat menjangkau sembako.
Bulog Cabang Kediri juga menyalurkan di wilayah Kota Kediri dan Nganjuk, dengan jumlah total keseluruhan 2.837 Ton, yang diambilkan dari cadangan beras pemerintah.
Baca Juga : Sambut Ramadan, ACT Kediri dan ADM Salurkan Bantuan Pangan
“Kami tel;ah menyalurkan di wilayah Kota Kediri, Nganjuk dan Kabupaten Kediri, khusus untuk Kabupaten Kediri ini merupakan penyaluran tahap akhir,” kata Imam Mahdi.
“Diharapkan dengan penyaluran ini juga dapat menekan kenaikan harga, menurunkan angka inflasi serta menjaga daya beli masyarakat agar tetap dapat menjangkau sembako, “ tutup Imam Mahdi. [nm/ted]






